Evaluasi Australia Open 2022: Ada Peningkatan di Nomor Tunggal Putri

Senin, 21 November 2022 11:54 WIB

Share
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung (foto/PBSI)
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung (foto/PBSI)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pelatih tunggal putri Indonesia, Herli Djaenudin mengaku lega dengan penampilan dua pemainnya di ajang Australia Open 2022. 

Meski belum juara, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani menunjukkan ada peningkatan performa. 

Selama mengikuti turnamen level BWF World Tour Super 300 itu, performa dua tunggal putri andalan Indonesia itu semakin meningkat.

Gregoria melaju ke final sebelum dikalahkan unggulan pertama, An Se Young (Korea Selatan), 17-21, 9-21. Sebelumnya di semifinal, dia menekuk Han Yue (China), 18-21, 21-16, 21-14. 

Sementara Putri KW bertahan hingga babak kedua, sebelum dijegal Nozomi Okuhara asal Jepang lewat laga tiga gim dengan 17-21, 21-16, 17-21. Sebelumnya, dia mengalahkan wakil Malaysia, Soniia Cheah, 21-19, 21-15. 

"Performa Gregoria dan Putri KW di Australia Terbuka bisa dikatakan cukup bagus. Keduanya menunjukkan adanya peningkatan performa," sebut Herli dalam keterangan PBSI.

Gregoria, dikatakan Herli ada kemajuan berarti. Secara keseluruhan juga naik grafiknya. Padahal, ini merupakan turnamen keempat secara beruntun sejak Denmark, Prancis, dan Hylo Open. Dengan istirahat kurang dari seminggu, dia sudah berangkat lagi ke Australia Open.

"Gregoria mampu tampil habis-habisan di semifinal. Dia ngotot dan punya semangat. Dia terus berjuang keras saat melawan Han Yue di semifinal. Setelah kalah di gim pertama, dia bisa bangkit untuk merebut dua gim berikutnya. Dia berjuang bahkan sampai muntah untuk menang," ucap Herli. 

Dengan kondisi kebugaran tubuh yang belum pulih, di final Gregoria tetap memaksakan diri melawan An Se Young. Setelah mampu mengimbangi di gim pertama, akibat fisik yang menurun dan fokus hilang, dia banyak membuat kesalahan sendiri. 

"Meski begitu, saya lihat antusiasme di lapangan dan rasa percaya diri Gregoria sudah kembali. Hal itu bisa menjadi modal untuk menghadapi kompetisi tahun depan. Tinggal ditambah latihan dan kekuatannya," kata Herli.

Halaman
Reporter: Hutomo Prayoga
Editor: Hutomo Prayoga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar