Alergi Silaturahmi

Jumat 11 Nov 2022, 07:07 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (foto/ist)

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (foto/ist)

Penyakit alergi sedang melanda politisi Indonesia. Dalam ilmu kesehatan, alergi merupakan sebuah respons sistem kekebalan tubuh terhadap zat asing yang biasanya tidak berbahaya bagi tubuh kebanyakan orang, menjadi bahaya bagi penderita alergi.

"Aku perhatiin, kamu kok menjauh terus sih kalau ketemu aku. Emangnya aku najis?," tanya Budi kepada Anto, teman main masa kecilnya.

"Nggak, ah. Itu perasaan kamu aja," jawab Anto sambil berlalu pergi.

Memang hubungan keduanya sudah mulai renggang sejak tahun 2019 lalu. Musababnya, karena beda pilihan politik. Budi fans berat Prabowo, sedangkan Anto adalah kader Partai NasDem yang mendukung Jokowi.

Hubungan pertemanan keduanya sempat mencair, kala Prabowo diangkat jadi Menteri Pertahanan oleh Presiden Jokowi.

Namun tak berlangsung lama. Setelahnya kembali membeku. Apalagi setelah NasDem resmi mencalonkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024.

Fenomena alergi silaturahmi ini tak hanya terjadi di level bawah. Bahkan telah mewabah di kalangan elit politik.

Seperti yang dialami Sekretaris Partai Gerindra Sumatera Utara yang juga Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman. Gara-gara bertemu Anies Baswedan di kedai durian di Medan, urusannya jadi panjang.

Padahal, pertemuan itu tak sengaja terjadi. Anies yang datang ke Medan untuk bertemu relawan pendukungnya, mampir ke Kedai Durian untuk mencicipi buah kebanggaan Kota Medan itu. Secara kebetulan, Wakil Walikota Medan itu sedang berada di situ. Keduanya pun ngobrol dan foto-foto bareng.

Foto Anies dan Aulia diupload di Medsos. Banyak yang menilai, pertemuan itu sarat muatan politik. Aulia dianggap membelot. Karena Gerindra jelas-jelas mengusung Prabowo sebagai Capres 2024.

Buntut pertemuan itu, Aulia Rachman pun bakal dipanggil ke DPP Gerindra, untuk diklarifikasi. Duh, sampai segitunya curiga. Bukankah silaturahmi itu baik?


Berita Terkait


News Update