Habib Rizieq Dorong Peristiwa KM 50 Diungkap, Refly Harun Sebut Kuncinya Ada pada Jokowi

Rabu 09 Nov 2022, 14:53 WIB
Habib Rizieq Shihab saat menyerukan revolusi akhlak dari Pertamburan, Rabu (20/7/2022). (Foto: Ist).

Habib Rizieq Shihab saat menyerukan revolusi akhlak dari Pertamburan, Rabu (20/7/2022). (Foto: Ist).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, mengomentari upaya Habib Rizieq Shihab yang mendorong Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kembali peristiwa KM 50 jika terdapat novum alias bukti baru.

Refly mengapresiasi langkah Habib Rizieq tersebut karena membongkar kasus KM 50 yang dinilai banyak kejanggalan merupakan bentuk membela kebenaran.

“Dulu orang tidak berani bicara tentang KM 50 karena sepertinya ada represi ada kekuatan koersif yang akan memenjarakan, akan menangkap kalau anda berbicara KM 50 dengan versi yang lain jadi tidak heran mereka yang mencari kebenaran KM 50 itu justru direpresi,” kata Refly lewat akun Youtubenya, dikutip Rabu (9/10/2022).

Lebih lanjut, ia juga menceritakan dalam kasus tersebut sudah ada satu orang yang dihukum selama 7,5 bulan yaitu Habib Bahar bin Smith. 

“Bayangkan pelaku yang membunuh 6 orang tak satupun dihukum, baik pelaku lapangan maupun yang memerintahkan tak sehari pun dihukum,” katanya.

 

“Tapi orang yang berkomentar tentang KM 50 dihukum 7,5 bulan dianggap menyebarkan berita yang tidak lengkap, jadi perintah lengkapnya yang mana saja kita tidak tahu,” tambah dia.

Karena itu, dirinya pun meminta Kapolri untuk membuka kembali kasus KM 50.

“Ini mudah sekali yaitu jikalau ada political wild. Cuma kelasnya ini kelas Istana bukan kelasnya kelas Kapolri jadi penandatanganan harus dari istana ya, harus ada yang statement dari Presiden Jokowi,” katanya.

Habib Rizieq sebelumnya menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Sigit soal kasus KM 50 laskar FPI. Menurutnya, novum atau bukti baru kasus KM 50 ini sangat banyak.

Habib Rizieq Shihab mendukung pernyataan Kapolri usai rapat bersama komisi III DPR RI yang menyatakan bakal membuka lagi kasus KM 50 laskar FPI jika terdapat novum alias bukti baru.

“Saya dukung pernyataan Kapolri, kalau ada novum baru kami akan buka kembali kasus KM 50. Nah sekarang, novum barunya sangat banyak pak, salah satunya tolong dicarikan dimana CCTV KM 50, karena yang menyitanya adalah orang bapak,” kata Habib Rizieq dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Senin (7/11/2022).(*)

Berita Terkait

News Update