PSSI Jelaskan Terkait Laga Arema FC Vs Persebaya Digelar Malam Hari

Senin, 3 Oktober 2022 12:07 WIB

Share
Sekjen PSSI, Yunis Nusi (tengah) saat jumpa pers terkait kericuhan di Stadion Kanjuruhan (foto/yoga)
Sekjen PSSI, Yunis Nusi (tengah) saat jumpa pers terkait kericuhan di Stadion Kanjuruhan (foto/yoga)

JAKARTA, POSKOTA.CO ID - PSSI memberi penjelasan mengenai pertandingan Arema FC versus Persebaya Surabaya berlangsung pada malam hari. 

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengatakan sebenarnya pihak kepolsian telah merekomendasikan jika laga bertajuk Derby Jawa Timur itu digelar sore hari.

Namun setelah dilakukan diskusi, kata Yunus, akhirnya disepakati jika pertandingan  digelar pada malam hari.

Menurut Yunus, keputusan diambil karena dalam laga yang bergulir di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB itu, tidak dihadiri suporter tim tamu.

"Kita ketahui bahwa kepolisian mengajukan permohonan untuk dilaksanakan di sore hari. Tetapi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan panpel dilakukan diskusi dan terjadi kesepahaman bersama bahwa dengan beberapa persyaratan salah satunya untuk tidak menghadirkan suporter lawan ke stadion,” kata Yunus dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (2/10/2022).

“Dan itu yang menjadi rujukan dari pihak panpel dan LIB untuk berpikir positif bahwa sulit untuk akan ada kerusuhan ketika tidak ada rivalitas dan tidak ada suporter dari Persebaya yang datang ke Malang. Sehingga terjadi kesepahaman dan akhirnya juga dilaksanakan atas kesepahaman bersama.” tambah dia.

Namun laga berakhir dengan menyedihkan. Para suporter yang hadir di dalam stadion, turun ke dalam lapangan paska wasit meniupkan peluit berakhirnya laga.

Hal terjadi setelah Singo Edan(julukan Arema FC) harus mengakui kemenangan Persebaya dengan skor 2-3.

Kericuhan pun tak bisa dihindarkan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Tercatat, korban tewas tragedi Kanjuruhan itu mencapai 125 orang.

Reporter: Hutomo Prayoga
Editor: Hutomo Prayoga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar