Pelaku Gunakan Motor Bodong, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Penembakan Brutal di Tambora

Senin, 3 Oktober 2022 17:48 WIB

Share
Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar. (foto: poskota/pandi)
Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar. (foto: poskota/pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus penembakan brutal oleh dua orang tak dikenal yang mengenai warga Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar, mengatakan, plat nomor kendaraan yang digunakan kedua pelaku merupakan plat bodong.

"Pasti ya (ada kesulitan) karena plat nomor yang dikenakan (pelaku) bodong," ujar Kapolsek yang akrab disapa Ocha kepada wartawan saat ditemui, Senin 3 Oktober 2022.

Sejauh ini sudah ada enam orang saksi yang diperiksa terkait kasus penembakan tersebut. Selain itu, rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi juga telah dilakukan penyisirian.

Ocha memastikan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat olah TKP, ada sejumlah peluru gotri yang ditemukan di sekitar lokasi.

"Pelaku diduga menembak sebanyak empat kali. Kita temukan gotri ada sebanyak empat buah," ungkap Ocha.

Ocha memastikan, kondisi korban baik-baik saja. Dia hanya mengalami luka lecet bekas tembakan yang menyasar ke paha, dada, lengan dan jari kelingking.

"Ada empat kali penembakan. Sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi penembakan brutal menimpa warga Tambora, Jakarta Barat. Pelaku berjumlah dua orang, salah satunya menggunakan jaket ojek online (ojol) saat kejadian diduga hendak mencuri di salah satu outlet makanan.

Kejadian penembakan tersebut terjadi di Jalan Tanah Sereal I, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu 1 Oktober 2022, pagi sekira pukul 05.30 WIB.

Halaman
Reporter: Pandi Ramedhan
Editor: Cahyono
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar