Biar Dibilang Hebat, Bacok Siswa SMP Lain di Jakarta Barat, Empat Pelajar asal Jakarta Utara Ditangkap Polisi

Senin, 3 Oktober 2022 22:08 WIB

Share
Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar saat menunjukkan barang bukti celurit panjang yang dilakukan untuk membacok oleh pelaku. (foto: poskotalpandi)
Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar saat menunjukkan barang bukti celurit panjang yang dilakukan untuk membacok oleh pelaku. (foto: poskotalpandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi menangkap empat orang pelajar SMP asal Penjaringan, Jakarta Utara yang telah membacok pelajar SMP lain di Tambora, Jakarta Barat, saat hendak nongkrong.

Keempat pelaku yang ditangkap yakni LH (15), RA (14), AFS (14), PS (14).

Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan, keempat pelaku ditangkap tak lama setelah kejadian. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda.

"Empat orang pelaku pembacokan telah kami tangkap," kata Kapolsek yang akrab disapa Ocha kepada wartawan, Senin 3 Oktober 2022.

Dari keempat pelaku yang ditangkap mempunyai peran masing-masing. Pelaku PS berperan mengejar korban dan membacok. Pelaku LH juga berperan mengejar dan membacok korban.

Sementara, pelaku RA membantu dengan cara mengendarai motor untui kabur. Pelaku AFS berperan sebagai meminjam celurit kepada Apong yang saat ini menjadi buronan polisi.

"Barang bukti yang kita amankan ada celurit dan ada satu motor yang digunakan," jelasnya.

Ocha menjelaskan, kejadian pembacokan terjadi pada 28 September 2022 sore di Jalan Tambora V Gang Daging RT011 RW002, kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Saat itu kelompok korban hendak membuat bendera futsal usai pulang sekolah.

Tiba-tiba saja datang enam orang pelajar SMP asal Jakarta Utara dengan berboncengan sepeda motor. Salah satu dari mereka membawa celurit panjang.

"Kemudian tanpa sebab melakukan pengeroyokan dan melakukan pembacokan. Korban saat itu sempat lari namun kena bacok karena celuritnya panjang," jelasnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar