Lagunya Lagi Ngetop, Keisya Levronka Malah Trauma Dibully Netizen Hingga Harus Pergi ke Psikolog

Senin, 19 September 2022 16:43 WIB

Share
Keisya Levronka, penyanyi.  (FotoInstagram/@keisyalevronka)
Keisya Levronka, penyanyi.  (FotoInstagram/@keisyalevronka)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Keisya Levronka mengaku sampai pergi ke psikolog lantaran trauma dibully Netizen. Padahal lagunya lagi ngetop, lagu 'Tak Ingin Usai'..

Tapi, memang gara-gara lagu itu juga penyebabnya. Seperti diketahui, penyanyi berusia 19 tahun tersebut memang kerap gagal membawakan lagunya sendiri. 

Hal itu terungkap ketika dirinya berbincang santai dengan Denny Sumargo di kanal YouTube Curhat Bang yang berjudul 'Keisya Levronka Sampai Menangis Curhat Sakit Hati Disini'. 

“Pertama kalinya aku ke psikolog kemarin, pertama kalinya karena aku enggak pernah ke psikolog,” ujar Keisya seperti dikutip poskota.id pada Senin (19/9/2022).

Pelantun lagu Tak Ingin Usai itu menuturkan bahwa dirinya memutuskan pergi ke psikolog karena merasa janggal dengan dirinya. 

"Ke psikolog bukan hal yang salah, kan, aku cuma ngecek, 'Ini ada apa, sih? Kenapa sama aku?' Dan ternyata jatuhnya aku itu trauma," sambungnya.

Bintang film' Lara Ati itu merasa aneh setiap bernyanyi didepan banyak orang selalu gagal. Pasalnya, ketika berlatih dia mengaku sudah bernyanyi dengan baik. 

“Jadi gini, aku tiap gladi resik selalu ngerekam. Aku tiap GR, mau dua kali, tiga kali cek sound, aku aman. Tapi, ketika live beda," ujar Keisya Levronka.

Lebih lanjut, Keisya membeberkan penyebab munculnya trauma itu terjadi lantaran Keisya membaca komentar-komentar cibiran netizen.

“Tiap nyanyi, ketika orangnya dikit, aku enggak apa-apa, aku tenang. Sedangkan (saat) nyanyi, kan, yang dibutuhkan ketenangan. Ketika ketemu orang banyak, karena aku selalu bacain asumsi-asumsi mereka, comment-comment mereka. Jadinya kebawa ke alam bawah sadar, jadi itu secara enggak langsung (bikin trauma),” tandas Keisya Levronka.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar