Jokowi Tolak Masa Jabatan 3 Periode, Pengamat: Dia Itu Pura-Pura Enggak Mau Tapi Mau

Kamis, 1 September 2022 13:26 WIB

Share
Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro pers)
Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro pers)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokow) berkali-kali menegaskan bahwa dirinya tak akan menerima tawaran jabatan presiden tiga periode. Kendati begitu, pernyataan Jokowi itu dinilai sebagai ocehan belaka tanpa kesungguhan.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai penolakan Jokowi terhadap jabatan tiga periode hanyalah bentuk kepura-puraan untuk mengesankan dirinya tak haus kekuasaan.

“Saya paling ngeri begini lho, pura-pura enggak mau tapi mau. Saya enggak mau gado-gado, tapi saya pengen gado-gado. Saya menolak, tapi yang jopro ini jalan terus,” kata Jerry dalam acara diskusi virtual bertajuk “Petik Pelajaran, Ngotot 3 Periode Presiden Guinea Digulingkan”, dikutip Kamis (1/9/2022).

Seperti diketahui, wacana penambahan masa jabatan presiden terus muncul dan diperbincangan publik serta para politikus.

Wacana ini lalu ditambahkan pula dengan wacana lain bahwa amandemen UUD 1945 memuat usulan penambahan masa jabatan presiden.

Terkait penolakasan Jokowi, Jerry Massie mengemukakan sebuah istilah yang berbunyi “leadership is not about position but is an action“.

Ia menjelaskan bahwa jika seorang pemimpin mengejar jabatan dan bukan aksi dalam membangun negara, maka hal itu bisa membahayakan negara, bahkan dirinya sendiri.

“Bisa depresi dia, karena akan mengejar terus apa yang dia inginkan,” kata Jerry.

Jerry mengingatkan pemerintah agar rasional dalam bersikap. Terlebih, dengan adanya wacana bahwa amandemen UUD 1945 memuat usulan penambahan masa jabatan presiden.(*)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar