Polri Temukan dan Musnahkan 25 Hektar Ladang Ganja, Begini Kata Polisi

Kamis, 18 Agustus 2022 09:49 WIB

Share
Ilustrasi Narkoba. (ist)
Ilustrasi Narkoba. (ist)

JAKARTA.POSKOTA.CO.ID- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menemukan ladang ganja seluas 25 hektare. Pengungkapan ini berawal dari hasil penangkapan tersangka pengedar narkoba jenis ganja jaringan Aceh, Lampung hingga Jakarta.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengatakan setidaknya ada sembilan titik lokasi ladang ganja. Temuan ini merupakan tindak lanjut pengungkapan empat kasus peredaran ganja.

"Dari bulan Juli sampai Agustus 2022. Kemudian dilakukan pengembangan terhadap empat kasus tersebut dan berhasil ditemukan sembilan titik lokasi ladang ganja, sumber daripada barang bukti yang disita petugas," jelas Krisno kepada wartawan, Rabu (17/8/2022).

Krisno mengungkapkan, ladang ganja berada di wilayah Desa Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Masing-masing titik tersebut terdapat ladang ganja dengan kurang lebih 3-4 hektare dengan total sekitar 25 hektare.

"Kemudian dimusnahkan oleh tim gabungan Dittipidnarkoba Mabes Polri, Polda Aceh, dan Ditjen Bea-Cukai dengan cara dicabut dan dibakar," ujarnya.

Menurut Krisno, pengungkapan kasus peredaran ganja tersebut di antaranya Jalan Pelabuhan Bakauheni, Kompleks Taman Buaran Indah 4, Lampung Selatan; Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur; area pintu masuk Pelabuhan Bakauheni dan Jalan Raya Sukarno Hatta, Desa Lam Ara, Banda Raya, Kota Banda Aceh.

"Modus operandi menggunakan jasa kurir untuk mengirim dan atau mengedarkan narkotika jenis ganja melalui jalur darat dari Aceh dengan tujuan Jakarta dan Jawa Barat," tuturnya.

Lebih lanjut Krisno menuturkan, dalam kasus ini ada 13 tersangka yang ditangkap antara lain DS, SY, EF, RA, DA, IH, CT, KF, AF, MS, JA, AI, dan SS. Sementara masih ada satu pelaku DPO berinisial H alias IK.

"Barang bukti ganja seberat 269,756 gram atau 270 kilogram," tukasnya.

Reporter: Dwiyan
Editor: Dwiyan
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar