ADVERTISEMENT

Tetangga Masa Gitu, Warga di Pulogadung Bangun Tembok dan Tutup Akses Jalan

Rabu, 3 Agustus 2022 18:38 WIB

Share
Foto : Tembok sepanjang dua meter yang berdiri di depan rumah Anisa (40), warga RT 11/10, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur oleh tetangganya. (Poskota/Ardhi)
Foto : Tembok sepanjang dua meter yang berdiri di depan rumah Anisa (40), warga RT 11/10, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur oleh tetangganya. (Poskota/Ardhi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Warga Pisangan RT 11/10 Kel. Pisangan Timur, Kec. Pulogadung, Jakarta Timur, digegerkan tembok sepanjang dua meter oleh tetangganya. Akibatnya berdirinya tembok tersebut membuat akses jalan jadi sulitkan warga.

Kejadian tersebut meinmpa rumah warga Anisa (40), pasalnya gang akses depan rumahnya menjadi terhambat oleh warga lainnya.

Tembok itu bukan dibangun keluarga Anisa melainkan dibangun oleh Widya (45) yang tak lain adalah tetangganya.  Widya sengaja membangun tembok tersebut lantaran kesal dengan perilaku keluarga Anisa.

Ia menyebutkan, keluarga Anisa sering mengeluarkan kata-kata kasar dan kotor kepada dirinya. "Kalau kita tidak saling menghormati satu dengan yang lain, setidaknya jangan menimbulkan masalah. Masalah itu bukan fisik tapi yang utama adalah psikis. Nah ini yang sulit kami maafkan sampai saat ini," ungkap Widya di lokasi, Rabu (3/8/2022).

Widya mengklaim, lokasi tembok itu berdiri masih masih berada di atas tanahnya, sesuai data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Lanjutnya  pendirian tembok itu sudah diusulkan ke pihak kelurahan sejak 12 Juli 2020. Pada Jumat (29/7/2022), tembok sudah berdiri.

"Pas pembangunan tembok, (keluarga Anisa) enggak protes. Pas sudah berdiri kok protes," ungkap Widya.

Sementara itu, Anisa telah mengakui bahwa lokasi tembok itu masih berada di atas tanah milik Widya. Sebumnya Anisa sempat protes dan bersikeras bahwa tembok itu berada di jalan warga.

"Tadi kami sudah lihat suratnya, ternyata benar, ini sudah jalanan dia, sudah ada surat sahnya," ucap Anisa. Keluarga Anisa dan Widya sedang mediasi, mencari jalan tengahnya dan dibantu unsur tiga pilar dari Kecamatan Pulogadung.

"Kami buatkan (surat pernyataan), untuk menjaga komitmen kedua belah pihak, " ujar Kepala Unit Intelkam Polsek Pulogadung Iptu Imam Rohadi. (Ardhi)

ADVERTISEMENT

Reporter: Ardhi Ridwansyah
Editor: Novriadji Wibowo
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT