JAKARTA.POSKOTA.CO.ID-Mantan Presiden dan Perdana Menteri Albania Sali Berisha mengaku dilarang memasuki Inggris karena diduga memiliki hubungan dengan kelompok kriminal.
Mengutip Reuters, Sabtu (23/7), Kedutaan Besar Inggris di Tirana mengatakan pihaknya memang mengambil tindakan terhadap beberapa warga Albania terkait kriminalitas dan korupsi. Namun, kedutaan itu tak menyebut nama Berisha.
Hal ini bukan pertama kalinya Berisha dilarang bepergian. Pada 2021 lalu, Berisha dan keluarga dilarang Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken memasuki Negeri Paman Sam karena diduga melakukan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Namun, Berisha menyangkal tuduhan Amerika Serikat dan Inggris. Ia menegaskan semua itu fitnah.
"Tidak ada orang lain di pemerintahan yang memerangi kejahatan terorganisir dan mendapatkan hasil yang saya dapatkan," tutur Berisha.
Berisha menjabat sebagai presiden Albania pada 1992 sampai 1997 silam. Lalu, ia menjabat sebagai perdana menteri Albania periode 2005 sampai 2013.
Ia adalah pemimpin de facto Partai Demokrat, partai oposisi terbesar yang diciptakan setelah komunisme runtuh di Albania.
Dari semua tuduhan yang dituduhkan oleh banyak pihak, Berisha tak pernah menghadapi proses pidana di Albania.
Diduga Terkait Kelompok Kriminal, Inggris Larang Eks PM Albania Masuk
Sabtu 23 Jul 2022, 19:54 WIB
Albanian Prime Minister Sali Berisha
Editor
Administrator Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
Area Parkir Terbatas di Taman Bendera Pusaka, Pramono Minta Warga Naik Transportasi Umum
Minggu 15 Mar 2026, 05:55 WIB
JAKARTA RAYA
Cuaca Jakarta Makin Terik Tembus 35,4 Derajat, BMKG Jelaskan Penyebabnya
15 Mar 2026, 05:29 WIB
TEKNO
Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Lebaran 2026 Versi David GadgetIn, Spek Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
15 Mar 2026, 03:00 WIB
Nasional
Suhu Terasa Lebih Panas, BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal
14 Mar 2026, 23:17 WIB
Nasional
Indonesia Terjebak dalam Lingkaran Setan Krisis Ekologis, KEHATI Desak Transformasi Tata Kelola Alam
14 Mar 2026, 23:07 WIB
JAKARTA RAYA
Dinkes Jakarta Ingatkan Warga Risiko Dehidrasi hingga Heatstroke saat Panas Terik
14 Mar 2026, 22:40 WIB
JAKARTA RAYA
Pemprov Jakarta Tetapkan 16 Objek Cagar Budaya Baru pada 2025, Total Kini 322
14 Mar 2026, 22:32 WIB
JAKARTA RAYA
Kapolda Metro Jaya Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik di Terminal-Stasiun
14 Mar 2026, 22:22 WIB
JAKARTA RAYA
Sopir Bus di Terminal Jatijajar Depok Dapat Pemeriksaan Kesehatan jelang Lebaran
14 Mar 2026, 22:19 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Keluhkan Panas Terik di Tengah Puasa, Antisipasi Pakai Sunscreen hingga Topi
14 Mar 2026, 22:17 WIB
RAMADHAN
Bayar Zakat Fitrah Tanpa Ijab Qabul, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
14 Mar 2026, 21:45 WIB
JAKARTA RAYA
DWP Kemendagri Serahkan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kompleks DDN Tangerang
14 Mar 2026, 20:49 WIB
HIBURAN
Kasus Dugaan Pelecehan Inisial SAM Viral, Ustadz Solmed Beri Klarifikasi Tegas Inisial Namanya SMM
14 Mar 2026, 20:30 WIB
JAKARTA RAYA
Satpol PP Jakarta Awasi 690 Tempat Hiburan saat Ramadhan, 21 Langgar Jam Operasional
14 Mar 2026, 19:43 WIB
OTOMOTIF
IIMS 2026 Raup Rp9,5 Triliun, Industri Otomotif Dinilai Masih Bergairah
14 Mar 2026, 19:41 WIB
Nasional
Jenguk Aktivis KontraS Andrie Yunus di RSCM, Anies Beri Surat Dukungan
14 Mar 2026, 19:38 WIB