Pelayan Luka Bakar Parah Saat Tempat Kerjanya Rumah Makan Padang Kebakaran, Lokasi di Kecamatan Sumur Pandeglang

Sabtu, 9 Juli 2022 17:07 WIB

Share
Warga Kecamatan Sumur, Pandeglang, saat melakukan pemadaman api di dalam kejadian Rumah Makan Padang kebakaran. (Foto: Samsul Fatoni).
Warga Kecamatan Sumur, Pandeglang, saat melakukan pemadaman api di dalam kejadian Rumah Makan Padang kebakaran. (Foto: Samsul Fatoni).

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Satu Rumah Makan Padang kebakaran. Rumah makan tersebut berlokasi di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (9/7/2022).

Akibat kejadian itu, satu orang pelayan Rumah Makan Padang tersebut harus dilarikan ke Puskesmas. Si pelayan luka bakar parah di sekujur tubuhnya saat tempat kerjanya, Rumah Makan Padang kebakaran..

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran tersebut disebabkan dari tempat masak di dapur rumah makan tersebut. Dan pemilik RM Padang harus mengalami kerugian jutaan rupiah.

Salah seorang warga Sumur yang ikut melakukan pemadaman api dalam bencana kebakaran tersebut, Adi mengatakan, pada saat kejadian ia sedang berada di rumahnya. Namun, terdengar keramaian warga mina tolong ada bencana kebakaran rumah.

Seketika itu juga, ia langsung beranjak dan menghampiri Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ternyata benar, rumah nakan padang kebakaran.

"Saya juga langsung mengambil alat seadanya untuk membantu memadamkan api yang membakar Rumah Makan Padang itu. Alhamdulillah, dengan berbagai upaya yang dilakukan warga, api mampu dipadamkan," katanya.

Diungkapkannya, dalam kejadian itu ada salah seorang pelayan Rumah Makan Padang yang mengalami luka bakar parah di bagian tubuhnya. Dan informasinya luka bakar yang dialami korban cukup parah.

"Pelayan lukan bakar parah. Sekarang korban sudah dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Kata sih parah, tapi tidak tahu juga soalnya saja tidak melihat langsung kondisi korban," ungkapnya.

Ditambahkannya, kobaran api yang membakar Rumah Makan Padang tersebut, berhasil dipadamkan oleh warga, dengan air laut yang ditarik menggunakan pompa air.

"Api berhasil dipadamkan setelah beberapa menit oleh warga dengan menggunakan alat pompa air," tambahnya. (Samsul Fatoni).

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar