Muncul Istilah ‘SCBD’ saat Bonge Dkk Kuasai Sudirman-Dukuh Atas, Ini Kata Anies Baswedan

Sabtu, 9 Juli 2022 18:02 WIB

Share
Para remaja asyik menongkorong di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas.(ist)
Para remaja asyik menongkorong di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas.(ist)

"Itu (fenomena) on ground, ini (pembangunan tunnel) underground. Kita butuh FGD khusus soal ini,” ujar Anies saat ditemui di Thamrin Nine, Dukuh Atas, Jakarta Pusat pada Kamis (7/7/2022).

"Terus soal SCBD. Gini, saya jawab ini dulu," sambungnya.

Kemudian, Anies bicara soal Pemprov DKI yang berupaya mewujudkan kesetaraan. 

Menurutnya, jika dilihat dari Jalan Sudirman yang dulu dipenuhi pekerja di kawasan itu saja, tapi kini orang dari berbagai wilayah ikutan nongkrong di area sekitar Jalan Sudirman seperti Taman Dukuh Atas.

"Teman-teman ingat Jalan Jenderal Sudirman berapa tahun yang lalu? Jalan itu dimiliki oleh mereka yang bekerja di tempat ini saja di luar itu tidak bisa ikut menikmati jalan terbesar di republik ini jalan itu hanya dinikmati mereka yang bekerja. Kenapa? Karena semuanya menggunakan kendaraan pribadi, begitu masuk kantor sampai di kantor mau keluar kantornya pakai mobil, pakai motor. Tidak ada yang berjalan kaki antar gedung ada pertemuan antargedung nggak jalan kaki," ujarnya.

"Apa yang terjadi setelah dibangunnya trotoar? Trotoarnya sangat lebar yang sesungguhnya terjadi adalah bukan saja mereka yang bekerja di kawasan ini yang bisa berjalan kaki leluasa tapi seluruh warga Jabodetabek bisa menikmati jalan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi satu-satunya di republik ini," katanya.

Anies mempersilakan siapa pun menikmati ruang ketiga yang dibangun. Menurutnya, ruang ketiga merupakan tempat untuk mempersatukan, bukan membedakan satu sama lain.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar