Muncul Istilah ‘SCBD’ saat Bonge Dkk Kuasai Sudirman-Dukuh Atas, Ini Kata Anies Baswedan

Sabtu, 9 Juli 2022 18:02 WIB

Share
Para remaja asyik menongkorong di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas.(ist)
Para remaja asyik menongkorong di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas.(ist)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku baru mendengar istilah yang ternyata singkatan SCBD adalah Sudirman, Citayam, Bojong Gede, dan Depok.

Pasalnya, singkatan SCBD adalah Sudirman Central Business District. 

SCBD merupakan kawasan bisnis yang terletak di Jakarta Selatan yang terdiri dari kondominium, gedung perkantoran, hotel, serta pusat perbelanjaan dan hiburan. 

“Baru dengar juga istilah SCBD alias Sudirman, Citayam, Bojong Gede dan Depok,” kata Anies Baswedan dalam instagram pribadinya @aniesbasweda yang dikutip pada Sabtu (9/7/2022).

Anies menuturkan pihaknya berupaya membangun ruang ketiga sebagai fasilitas yang menyetarakan dan mempersatukan. 

“Singkatnya: kami membangun ruang ketiga memang sebagai tempat yang menyetarakan dan mempersatukan. Ruang ketiga adalah ruang kita bersama di antara ruang pertama (rumah) dan ruang kedua (tempat kerja/belajar),” katanya.

“Silakan semua boleh datang menikmati ruang-ruang publik di Jakarta dengan cara dan ekspresinya masing-masing. Yang penting: jaga kebersihan dan ketertiban. Selamat menikmati ruang ketiga di Jakarta!” sambungnya.

Sebelum menanggapi istilah SCBD itu, Anies merespons terlebih dahulu fenomena maraknya bocah Citayam di trotoar Dukuh Atas.

Anies berkelakar perlu adanya focus group discussion (FGD) untuk membahas fenomena itu.

Kelakar itu disampaikan Anies saat menghadiri acara Pembukaan TOD Forum 2022 dan Pencanangan Pembangunan Interkoneksi Bawah Tanah (Tunnel) Thamrin Nine-Stasiun MRT Dukuh Atas pada Kamis (7/7/2022).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar