Jaksa KPK Limpahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Bupati Bogor Ade Yasin, Bakal Diadili di PN Tipikor Bandung

Kamis, 7 Juli 2022 11:53 WIB

Share
KPK menetapkan Bupati Bogor sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan audit laporan keuangan di Pemkab Bogor. (foto: poskota/adam)
KPK menetapkan Bupati Bogor sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan audit laporan keuangan di Pemkab Bogor. (foto: poskota/adam)

Sebagai informasi, Ade Yasin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang digelar di wilayah Jawa Barat pada 26-27 April 2022. Dalam giat KPK itu, selain Ade, turut pula 7 orang lain yang terjaring dalam kasus dugaan suap pengurusan audit laporan keuangan di Pemkab Bogor.

Ketua KPK, Firli Bahuri menjelaskan, Ade Yasin diduga mengintruksikan 'anak buah'-nya untuk menyuap empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat. Firli menerangkan, hal tersebut dilakukan oleh adik dari Rahmat Yasin itu dengan tujuan agar laporan keuangan Pemkab Bogor dapat meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"AY selaku Bupati ingin agar Pemkab Bogor agar dapat meraih predikat WTP tahun 2021 dari BPK Jabar," kata Firli dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (28/4/2022) dini hari.

Dia melanjutkan, atas intruksi tersebut, sebagai 'anak buah' mereka pun kemudian menindaklanjuti apa yang telah diintruksikan oleh 'majikannya'. Adapun papar Firli, dalam perkara ini, Ade Yasin memiliki peran sebagai pemberi suap bersama dengan MA selaku Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor, IA selaku Kasubdit Kas Daerah BPK AD Kabupaten Bogor, dan RT selaku PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

"Si pemberi, yakni AY, MA, IA, dan RT disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," tutur dia. (Adam)

Halaman
Reporter: Andi Adam Faturahman
Editor: Novriadji Wibowo
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar