Keren! Kantor Pusat Kementerian PUPR Jadi Destinasi Wisata Sebumi Jakarta City Tour

Senin, 27 Juni 2022 17:16 WIB

Share
Taman di Kantor Kementerian PUPR. (Foto: Kementerian PUPR)
Taman di Kantor Kementerian PUPR. (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dukung upaya pengurangan dampak emisi karbon akibat pencemaran lingkungan, salah satunya diterapkan pada bangunan gedung kantor Kementerian PUPR dengan mengadopsi konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH)/ Green Building .

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bahwa sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan, Kementerian PUPR terus ikut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui berbagai pembangunan infrastruktur.

"Sebagai contoh pembangunan gedung hijau kantor pusat Kementerian PUPR, pasar tradisional serta rumah susun (rusun) hemat energi, kebun raya dan ruang terbuka hijau, serta pembangunan TPA sampah dengan teknologi sanitary landfill dan incinerator," kata Menteri Basuki. 

Sebagai salah satu area perkantoran yang telah menerapkan konsep Bangunan Gedung Hijau, kantor Kementerian PUPR dipilih sebagai salah satu destinasi wisata lingkungan oleh Sebumi yakni organisasi yang berfokus pada konservasi lingkungan. 

Founder Sebumi Iben Yuzenho Ismarson mengatakan, dalam rangkaian Jakarta City Tour yang dilaksanakan pada tahun 2022, Kementerian PUPR jadi salah satu destinasi karena dianggap telah berhasil menjadi salah satu percontohan penerapan konsep green building di area perkantoran. 

"Tur ini merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat untuk melihat bangunan yang telah menerapkan prinsip-prinsip hijau di dalam pengelolaannya, baik itu dari sisi energi dan pengelolaan air," kata Iben. Sabtu (25/6/2022).

"Kami lihat Kementerian PUPR sudah banyak sekali menerapkan aspek-aspek tersebut dalam gedungnya, dan ini akan menjadi pembelajaran bagus bagi peserta tur," lanjutnya.

Salah satu peserta tur bernama Nadia dari BSD, mengaku sangat kagum dengan area perkantoran Kementerian PUPR yang telah menerapkan konsep green building.

Nadia juga menyatakan kekagumannya akan penerapan teknologi untuk penerapan efisiensi energi dan air seperti penggunaan atap solar panel pada gedung parkir motor dan teknologi daur ulang air yang digunakan di area taman. 

"Penggunaan solar panel seperti itu sangat berkontribusi untuk mengurangi konsumsi energi listrik. Sedangkan teknologi daur ulang yang tadi saya lihat dari sisa air wudhu dan cuci tangan merupakan terobosan yang sangat menarik. Mudah-mudahan bisa ditiru oleh gedung perkantoran lain di Jakarta," ujar Nadia.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar