Lelah Berpolitik, Habib Rizieq Putuskan untuk Absen di Pilpres 2024, Kuasa Hukum: Mau Fokus Pendidikan dan Dakwah

Rabu, 22 Juni 2022 15:36 WIB

Share
Lelah Berpolitik, Habib Rizieq Putuskan untuk Absen di Pilpres 2024, Kuasa Hukum: Mau Fokus Pendidikan dan Dakwah
Habib Rizieq Shihab. (Foto: Ist).

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Mantan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, memutuskan untuk absen dari dunia politik jelang musim Pilpres 2024 yang mulai memanas. Habib Rizieq yang pada Pilkada 2017 lalu menjadi aktor utama politik identitas saat ini ingin berfokus pada pendidikan dan dakwah.

Hal itu diungkapkan langsung oleh kuasa hukumnya, Aziz Yanuar. Aziz mengatakan Habib Rizieq kini ogah berpolitik.

“HRS (Habib Rizieq Shihab, red) fokus pada pendidikan dan dakwah. Dan enggan ikut ikutan dalam carut marut politik,” kata Aziz kepada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Suara Habib Rizieq dari balik jeruji besi belakangan redup. Tembok Rutan Bareskrim Polri membatasi ruang geraknya untuk menyahuti isu-isu politik dalam negeri.

Kendati begitu, Habib Rizieq yang lahir dari dunia pergerakan Islam tetap mempertahankan aktivitasnya berdakwah. Menurut Aziz yang juga murid Habib Rizieq, saat ini pihaknya ingin fokus berjuang dalam penegakan hukum yang berkeadilan. 

Hal ini tak lepas karena masih banyaknya penegakan hukum yang tebang pilih. Pihaknya masih ingat betul bagaimana kasus unlawful killing yang dilakukan oknum kepolisian hingga memakan enam korban dari satuan laskar FPI.

“(Kita fokus) penegakan hukum berkeadilan dan kemanusiaan,” kata dia.

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam pernikahan putrinya.

Ia bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dan divonis 4 tahun penjara. Menurut kabar, Habib Rizieq bakal bebas sebelum Pemilu 2024.(*)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar