ADVERTISEMENT

Bukan Hanya Anak Ridwan Kamil, Ada 15-20 Kasus Tenggelam Tiap Tahun di Sungai Aare Swiss

Minggu, 29 Mei 2022 00:08 WIB

Share
Illustrasi Sungai Aare, Swiss. (Foto/bern.com)
Illustrasi Sungai Aare, Swiss. (Foto/bern.com)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss Muliaman Darmansyah Hadad mengatakan terdapat belasan hingga puluhan orang yang tenggelam tiap tahunnya di Sungai Aare, Swiss.

Kendati demikian, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Emmeril Khan Mumtadz alias Eril, bukan korban tenggelam pertama di Sungai itu.

"Kita tanya ke polisi dan SAR, setiap tahun kejadian serupa (orang hilang), terjadi 15 sampai 20 kasus. Jadi, kenapa cukup banyak karena ini tempat di mana orang berenang ya. Jadi kasus ini 15 sampai 20 setahun," kata Muliaman dalam konferensi pers secara virtual pada Sabtu (23/5/2022).

Menurut pengalaman dari kepolisian sungai setempat, kata Muliaman, korban tengelam di Sungai Aare 99,9 persen ditemukan dalam tiga minggu setelah hanyut.

Lebih lanjut, Muliaman menerangkan pemerintah setempat sudah berusaha menekan kasus agar tak timbul korban jiwa. Upaya tersebut dengan menempatkan sejumlah rambu peringatan di badan Sungai Aare.

"Pemerintah lokal memberikan rambu, di mana boleh meloncat, di mana enggak boleh. Saya kira cukup jelas, pemerintah menjaga betul topografi sungai,” katanya.

Bahkan, kata Muliaman, pemerintah menyediakan kanal online yang memberikan informasi real time soal kondisi arus dan temperatur sungai.

"Setiap saat kita bisa mengecek website pengelola sungai. Bagaimana suhu air hari ini, kita tidak perlu ngecek langsung ke lapangan. Pemerintah menyampaikan data yang lengkap (di website)," katanya.

Muliaman mengatakan sebenarnya sungai itu boleh digunakan wisatawan untuk berenang, bahkan balita juga diperbolehkan. Asal, katanya, memperhatikan kondisi dan berbagai peringatan.

“Anak-anak balita, bahkan ada yang berenang dengan hewan peliharaan,” katanya.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT