Tiket Indonesia Open 2022 Habis Terjual, PBSI Angkat Bicara 

Jumat, 27 Mei 2022 15:44 WIB

Share
Tiket Indonesia Open 2022 Habis Terjual, PBSI Angkat Bicara 
Anthony Sinisuka Ginting, pebulutangkis tunggal putra Indonesia (foto/PBSI)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tiket turnamen Indonesia Open 2022 habis terjual dalam tempo 16 jam setelah resmi dibuka penjualannya. PBSI pun angkat bicara terkait hal ini.

Kabid Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy mengatakan panitia penyelenggara menyediakan tiket untuk penonton sebesar 70% dari kapasitas Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

"Kami mengalokasikan tiket untuk penonton sebanyak 70% dari kapasitas Istora, itu juga sudah dipotong dengan kepentingan produksi," ujar Broto dalam keterangannya.

"Setelah dibuka kemarin jam 12 siang melalui penjualan online di web PBSI dan Loket.com, dalam waktu 16 jam semua tiket di semua kategori dan semua hari sudah habis terjual," lanjutnya.

Para penonton yang belum mendapatkan tiket tidak perlu khawatir, Broto menjelaskan jika panitia penyelenggara masih akan menjual tiket pertandingan secara offline di hari pertandingan dengan kuota 10%.

"Masih akan tersedia tiket on the spot di arena pada hari pertandingan dengan kuota 10%," ujarnya.

Lebih lanjut, Broto mengatakan panitia penyelenggara tidak sabar untuk kembali menyambut pencinta bulutangkis Indonesia di Istora. 

Dirinya berharap sajian ala Indonesia Open bisa menghadirkan keseruan bagi para penonton.

"Kami berharap sajian ala Indonesia Open yang seru, magis, megah  dan meriah mampu kembali menyihir penonton-penonton di sana. Jangan lupakan juga bahwa tema sportainment tetap kami usung sehingga selain pertandingan bulutangkis, banyak hiburan yang akan ditampilkan," kata Broto.

Setelah absen dua tahun karena pandemi Covid-19, animo para pencinta bulutangkis Tanah Air untuk menyaksikan kembali Indonesia Open di Istora ini memang luar biasa.

Halaman
Reporter: Hutomo Prayoga
Editor: Hutomo Prayoga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar