BANDUNG, POSKOTA.CO.ID - Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan jajarannya melakukan serangkaian upaya penangkapan terhadap komplotan pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil, yang biasa beraksi di sejumlah rest area di wilayah Jawa Barat.
“Kejadian di gerbang tol Pasir Koja merupakan giat kepolisian untuk mengamankan pelaku curat yang sering melakukan aksinya di sekitar rest area,” kata Kombes Pol Ibrahim Tompo kepada Poskota, Selasa (26/4/2022).
Ibrahim Tompo juga mengungkapkan, apa yang terekam dalam video amatir pengguna jalan dan viral di media sosial tersebut, merupakan rangkaian upaya anggotanya untuk menangkap para pelaku.
“Para pelaku melawan dan berusaha melarikan diri. Tidak ada korban pada kejadian tersebut dan 3 orang pelaku berhasil kami amankan. Ketiga pelaku melakukan tindakan tersebut dengan cara mencongkel pintu mobil menggunakan Astag/Kunci Leter T kemudian mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil,” jelasnya.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Poskota, petugas kepolisian yang aksinya viral merupakan Tim Gabungan Bantek Dit Reskrimum Polda Jabar bersama dengan Sat Reskrim Res Purwakarta.
Meski diawali dengan drama penangkapan yang menegangkan, mereka sukses mengamankan 3 (tiga) orang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Rest Area KM 72 Tol Cipularang pada tanggal 22 April 2022.
Para pelaku tersebut diduga telah melakukan aksinya di berbagi wilayah, khususnya di sejumlah kawasan rest area Purwakarta.
Setidaknya sudah ada 16 laporan kepolisian dari para korban komplotan ini, 15 laporan diterima Polres Purwakarta dan 1 laporan di Polres Cimahi, dengan rentetan waktu kejadian sejak bulan Juni 2021 hingga awal April 2022.
Menurut informasi yang diterima Redaksi Poskota, ketiga pelaku tersebut masing-masing berinisial RS (50), berlatar belakang sopir angkot dan beralamat di Desa Cibodas, Kota Tangerang.
Lalu tersangka kedua berinisial FMAS (45) yang juga berlatar belakang sopir angkot dan beralamat di Desa Cibodas, Kota Tangerang. Sementara tersangka lainnya, berinisial RPS (33) yang juga sopir angkot, beralamat di Sidikalang, Kebupaten Dairi.
Menurut pengakuan dari ketiga tersangka, dari 16 laporan kepolisian, mereka mengakui melakukan kejahatan spesialnya sebanyak 14 kali diantaranya: Rest Area Km 72B Cipularang sebanyak 2 (dua) kali, Rest Area Km 72A Purbaleunyi sebanyak 1 (satu) kali, Rest Area Km 125 Cipularang sebanyak 2 (dua) kali, Rest Area Km 88 Purbaleunyi sebanyak 1 (satu) kali.
Mereka juga beraksi di Rest Area Soroja sebanyak 2 (dua) kali, Mall Lotte Cirebon