ARAB SAUDI, POSKOTA.CO.ID - Kelompok Houthi Yaman mengatakan pada Sabtu (26/3/2022) bahwa mereka menangguhkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke Arab Saudi selama tiga hari.
Dalam inisiatif perdamaian yang dikatakan bisa menjadi komitmen abadi jika pertemuan koalisi pimpinan Saudi di Yaman menghentikan serangan udara.
Kepala kantor politik Houthi, Mahdi al-Mashat mengatakan kelompoknya penangguhan tiga hari operasi serangan darat di Yaman, termasuk di wilayah penghasil gas Marib.
“Ini adalah undangan tulus dan langkah praktis untuk membangun kembali kepercayaan dan membawa semua pihak dari arena pembicaraan ke arena tindakan,” kata Mashat, dikutip dari reuters.com, Minggu (27/3/2022).
Inisiatif sepihak datang ketika perang antara kelompok yang berpihak pada Iran dan koalisi yang dipimpin Saudi memasuki tahun kedelapan, kekerasan telah memburuk selama konflik.
Hal tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang dan telah menyebabkan jutaan orang menghadapi kelaparan dan penyakit.
Sebelumnya Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) juga telah berusaha membuat kedua belah pihak melakukan gencatan senjata untuk bulan suci Ramadhan yang dimulai pada bulan April nanti.
Konflik tersebut secara luas dilihat sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran, tetapi Houthi mengatakan mereka memerangi sistem yang korup dan agresi asing.
Perang Houthi Yaman Arab Saudi, Serangan Rudal Ditunda Selama 3 Hari
Minggu 27 Mar 2022, 09:33 WIB

Editor
Administrator Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
JAKARTA RAYA
Polisi Beberkan Kronologi Penganiayaan Sadis di Menteng, Korban Disetrum hingga Ditusuk 7 Kali
JAKARTA RAYA
Mahasiswa Trisakti Ultimatum DPR dan Pemerintah, Ancam Gelar Demo Lebih Besar jika Tuntutan Tak Digubris