Lalu yang kedua, warga Desa Bojong Koneng mendukung pemerintah desa tetap melanjutkan sertifikasi dan validasi hak atas tanah.
Tuntutan ketiga, warga meminta kepada DPRD dan Pemkab Bogor untuk segera memproses sertifikat tanah.
"Terakhir, warga Desa Bojong Koneng asli menolak keberadaan petani berdasi yang ada di Desa Bojong Koneng," tandasnya. (tiyo)