Mantap! Oseng Mercon Tiaz Annisa Sudah Tersebar ke Mancanegara, Ternyata Ini Rahasianya

Minggu 27 Feb 2022, 06:15 WIB
Salah satu produk Oseng Mercon Daging Sengkel Sapi. (foto: ist)

Salah satu produk Oseng Mercon Daging Sengkel Sapi. (foto: ist)

POSKOTA.CO.ID - Sejumlah upaya untuk mengembangkan usaha dilakukan Tiaz Annisa (36) pemilik UMKM Empat Saudara yang menyuguhkan salah satu produk andalan yakni Oseng Mercon Daging Sengkel Sapi.

Tiaz mengatakan, sudah merintis produk oseng mercon yang merupakan kuliner khas daerah Yogyakarta itu, sejak 2019. Hal tersebut tak lepas dari peran almarhum suaminya yang sempat memasak oseng mercon dengan rasa begitu nikmat.

“Saya minta dibikinin oseng mercon, kata suami saya ‘Ya sudah bikin deh bahan-bahannya, entar saya masakin,’ akhirnya saya bikin bahannya, suami saya masak, eh ternyata enak,” kata Tiaz kepada Poskota.co.id, Kamis (4/2/2022).

Lantas, ketika hidangan oseng mercon buatan mendiang suaminya dicicipi oleh keluarga, dan mendapat respons positif, Tiaz akhirnya memiliki ide untuk merintis usaha kuliner oseng mercon.

“Karena saya enggak punya tempat untuk bikin warung makan terus enggak punya modal juga kalau misalnya sewa tempat untuk dibuat restoran, akhirnya kami putuskan untuk menjual dalam bentuk kemasan,” ujar Tiaz.

Dari situ, Tiaz bersama sang suami bekerja keras untuk membangun usaha kuliner oseng mercon. Terlebih lagi, sebelum merintis usaha tersebut, pada 2018, Tiaz dan suami mengalami musibah lantaran perusahaan yang dibangun mengalami kebangkrutan.

Sehingga keluarga Tiaz sempat mengalami guncangan ekonomi. Lantas, untuk mengembalikan perekonomian keluarga yang sempat anjlok tersebut Tiaz dan mendiang suaminya berpikir keras untuk dapat merintis usaha yang menguntungkan namun juga memberi kepuasan bagi pelanggan.

 

Salah satu produk Oseng Mercon Daging Sengkel Sapi. (foto: ist)

Pada mulanya, karena oseng mercon adalah kuliner basah, maka cenderung bakal cepat basi. Tiaz pun ingin agar produk oseng mercon dapat bertahan lama, maka dari itu, ditemukanlah metode sterilisasi yang mampu membuat produk oseng merconnya bertahan dua minggu atau maksimal satu bulan.

“Dengan sterilisasi itu, makanan saya bisa bertahan 14 hari, maksimal satu bulan lah di suhu ruang. Jadi kalau misalnya kami mau kirim ke luar kota, lebih aman, enggak cepat basi,” ungkap Tiaz.

Kemudian, kata Tiaz, produk oseng mercon buatannya, memiliki ciri khas tersendiri, yaitu menggunakan daging sengkel sapi. Sebab, menurut dia, daging sengkel lebih rendah lemak sehingga lebih aman untuk dikonsumsi bagi konsumen yang takut terkena penyakit kolesterol tinggi.

“Karena kebetulan suami saya enggak suka makanan berlemak, kalau koyor itu kan lemak ya takut kolesterol atau segala macam lah, akhirnya daging yang enak tapi kayak enggak ada lemaknya, dicari-cari ketemu lah daging sengkel ini,” tuturnya.

Berita Terkait

Visi Misi Presiden dan Cek Ombak 

Minggu 27 Feb 2022, 07:00 WIB
undefined
News Update