Capaian Vaksin Covid-19 Kelompok Lansia di Kabupaten Lebak Rendah, Kadinkes Ungkap Penyebabnya

Senin, 14 Februari 2022 11:33 WIB

Share
Vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Kabupaten Lebak, masih di bawah target. (foto: poskota/ yusuf)
Vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Kabupaten Lebak, masih di bawah target. (foto: poskota/ yusuf)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kabuapten (Pemkab) Lebak terus mengencakan vaksinasi Covid-19 untuk segala elemen, baik itu anak-anak di usia 6-11 tahun, remaja, dewasa, hingga golongan lanjut usia (Lansia). 

Tercatat, hingga Minggu (13/2/2022) sudah 71 persen warga Lebak sudah tervaksin Covid-19.

"Untuk secara keseluruhan kita sudah lakukan vaksinasi dosis pertama sebanyak 71 persen," kata Kepala Dinas Kesejatan Lebak Triatno Supiono saat ditemui, Senin (14/2/2022).

Triatno mengatakan, bahwa hingga kini pihak masih memprioritaskan vaksinasi untuk para golongan lansia. Hal itu dilakukan mengingat golongan yang tidak lagi muda itu merupakan kalangan yang rentan terpapar Covid-19.

Saat ini, kata Triatno, vaksinasi untuk golongan lansia di Lebak baru mencapai 65,32 persen dari target yang pihaknya kejar yakni sekitar 85 ribu lansia.

Ia mengaku dalam vaksinasi golongan lansia itu tidak lah mudah, pihaknya menghadapi berbagai kendala di lapangan dalam pelaksanaan vaksin itu. Salah satunya yakni tingkat kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi. 

 

Menurutnya, masyarakat masih banyak terpengaruh berita hoax, sehingga enggan untuk divaksin.

"Kita seharusnya 100 persen, karena memang belum mencapai target. Karena kendala di lapangan yang cukup banyak untuk mencapai itu," jelasnya.

Ia pun memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 ini aman dan juga halal. Bahkan, vaksin ini dapat mencegah dampak atau gejala berat jika orang tersebut terpapar Covid-19.

"Banyak kasus yang terpapar covid-19 khususnya yang mengalami gejala berat itu merupakan mereka yang belum divaksin. Itu bisa sangat berbahaya, apalagi jika mereka memiliki penyakit penyerta, atau komorbid, bisa berbahaya. Makanya vaksin ini menjadi penting karena dapat meringankan gejala dari covid-19 itu," pastinya.

Sementara, Ratna (57) warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak saat ditemui disalah satu posko vaksin di Rangkasbitung mengaku bahwa dirinya ingin divaksin agar terhindar dari paparan covid-19.

"Sempat takut, tapi setelah di kasih pemahaman akhirnya saya berani untuk vaksin. Semoga setelah divaksin bisa sehat, engga sakit parah kalau kena covid juga," pungkasnya. (Yusuf Permana)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar