Ada Pengerjaan MRT Fase 2, Dishub DKI Rekayasa Lalu lintas Jalan Gajah Mada – Simpang Kota Tua

Minggu, 16 Januari 2022 11:42 WIB

Share
MRT Jakarta sempat alami gangguan listrik sehingga empat rute MRT pun mogok. (Foto/jakartamrt.co.id)
MRT Jakarta sempat alami gangguan listrik sehingga empat rute MRT pun mogok. (Foto/jakartamrt.co.id)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada dan sekitarnya karena adanya proyek Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 segmen CP 203 Stasiun MRT Glodok - Stasiun MRT Kota.

Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut, diperkirakan selama dua tahun ke depan hingga akhir Mei 2024.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengungkapkan, lokasi pembangunan MRT Fase 2, berada di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan mulai dari depan LTC Glodok sampai dengan simpang Kota Tua.

"Selama pekerjaan lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk akan menjadi 4 lajur mix traffic dengan Jalur Transjakarta, sedangkan lalu lintas dari di Jalan Gajah Mada akan terbagi 2, sisi kiri area pekerjaan 2 lajur reguler dan sisi kanan area pekerjaan 2 lajur mix traffic dengan Jalur Transjakarta," ujar Syafrin dalam keterangannya, Minggu (16/1/2022).

Dijelaskannya, untuk pengerjaan segmen Stasiun MRT Glodok stage 2 di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk yang telah dimulai sejak tanggal 15 Januari 2022 kemarin, ditargetkan rampung pada 31 Mei 2024.

"Lokasi pekerjaan mulai dari depan Novotel Jalan Gajah Mada sampai dengan Indomart Jalan Gajah Mada," terangnya.

Syafrin menambahkan, selama pekerjaan berlangsung layanan halte Transjakarta Glodok juga dipindahkan sementara ke sisi Utara.

Untuk pengguna fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Transjakarta Glodok akan dialihkan menggunakan fasilitas penyeberangan zebra cross dengan dilengkapi lampu isyarat penyeberang jalan/pelican crossing.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan," pungkasnya. (yono)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar