Denny Siregar: Kadrun Cuman Minoritas, Teriakannya Doang Gede, Berisik Kayak Kantong Kresek!

Jumat, 27 Agustus 2021 18:16 WIB

Share
Denny Siregar Anggap Kadrun Hanya Minoritas dari Kalangan Islam (Foto: Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pegiat media sosial, Denny Siregar menyebutkan bahwa Islam secara mayoritas dimiliki oleh organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah saja, bukan termasuk para kadal gurun (kadrun).

Menurut Denny Siregar, kadrun merupakan sebuah minoritas yang hanya berpikiran sempit yang dipengaruhi oleh gerakan ekstremisme, fundamentalisme dari Timur Tengah, untuk menstigma pihak yang dicap radikal.

Untuk itu, Denny mengimbau agar tidak terlalu memperdulikan para kadrun karena kelompok mereka hanya dianggap sebagai pengrusuh dan juga berisik yang dapat menimbulkan suatu permasalahan.

“Kadrun itu dalam Islam dia minoritas. Cuman teriakannnya doang yang gede, berisik kayak kantong kresek,” tulis Denny Siregar di dalam akun Twitter pribadinya (@Dennysiregar7) pada Jumat (27/8/2021).

“Yang mayoritas (dalam Islam) itu warga NU dan Muhammadiyah. Mereka adem, diam dan toleran. Jadi jangan liat Islam dari wajah kadrun. Wajah mereka penyok,” sambungnya.

Selain itu, pria berusia 47 tahun itu merasa rishi apabila ada yang membanding-bandingkan pihak mayoritas dan minoritas yang ada di Indonesia.

Menurutnya, hal itu justru terlihat seperti orang yang sudah terlebih dahulu kalah dalam diri mereka karena dibatasi dengan konsep minoritas.
"Gua itu ampe sekarang risih dengar org ngomong, "Enak lu mayo, gua ini mino.. Spt ada nada kalah dalam dirinya,” imbuh Denny Siregar.

“Kalah karena dia sendiri sdh batasi dirinya dgn konsep mayo mino. Spt org yg batasi dirinya dgn konsep kaya miskin.  Untung teman2 gua gak spt itu. Kami Indonesia," ucapnya lebih lanjut.

Sebelumnya, Denny Siregar juga menanggapi kasus dari YouTuber Muhammad Kece yang dianggap menistakan agama.

Menurut Denny, Muhammad Kece tak perlu repot ditangkap, cukup adu debat saja dengan Ustaz Yahya Waloni sosok penceramah yang ucapannya tak kalah kontroversi.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler