Download E-Paper

Korupsi Benur Lobster, KPK Telusuri Pemberian Perhiasan Stafsus Edhy Prabowo ke Seorang Wanita

Jumat, 05 Februari 2021 - 19:06
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri pemberian perhiasan dan barang-barang mewah lainnya yang dilakukan Andreau Pribadi Misanta (APM) untuk wanita pengurus rumah tangga bernama Devi Komalasari.

Andreau sendiri merupakan staf khusus Edhy Prabowo di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, Pendalaman pemberian barang-barang mewah tersebut diketahui saat tim penyidik memeriksa Devi Komalasari pada Kamis, 4 Februari 2021 kemarin. Devi diperiksa dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur di KKP.

Baca juga: Penahanan Tersangka Kasus Suap Ekspor Benur Lobster Diperpanjang 30 Hari

"Devi Komalasari (swasta) diperiksa dan dikonfirmasi tim penyidik KPK terkait adanya barang di antaranya berupa perhiasan, jam tangan mewah, dan barang lainnya yang diduga diterima oleh saksi dari APM," kata Ali dalam keterangannya Jumat (5/2/2021).

Tim penyidik akan mendalami lebih jauh soal pemberian barang-barang mewah tersebut. Pendalaman dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi terkait.

"Mengenai jenis dan jumlah barang tersebut akan didalami dan dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak lain," katanya.

Seperti diketahui KPK menjerat Edhy Prabowo dan enam tersangka lainnya. Mereka adalah Safri (SAF) selaku Stafsus Menteri KKP, Siswadi (SWD) selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo, Ainul Faqih (AF) selaku Staf istri Menteri KKP, Andreau Pribadi Misanta (APM) selaku Stafsus Menteri KKP, Amiril Mukminin (AM) selaku sespri menteri, dan Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP).

Edhy diduga telah menerima sejumlah uang dari Suharjito, chairman holding company PT Dua Putera Perkasa (DPP). Perusahaan Suharjito telah 10 kali mengirim benih lobster dengan menggunakan jasa PT Aero Citra Kargo (PT ACK).

Baca juga: Budidaya Ikan Cupang dan Lobster Masuk Anggaran Musrembang 2021 Kelurahan Cilodong

Sementara itu Tim kuasa hukum mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Soesilo Aribowo mengklarifikasi terkait isu penyewaan unit apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, oleh kliennya.

Soesilo menegaskan, penyewaan unit apartemen itu bukan untuk mantan atlet bulu tangkis Debby Santoso.

"Rasanya bukan Debby Santoso ya, saya tidak pernah mendengar soal nama itu," kata Soesilo kepada wartawan. Soesilo menyampaikan, penyewaan unit apartemen itu didiga saat Edhy masih duduk sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra. 

"Setahu saya hanya satu ketika Pak EP anggota DPR, cuma siapa saya kurang paham," beber Soesilo.Menelisik nama yang sebelumnya viral disebutkan Edhy, Soesilo mengklarifikasi bahwa nama tersebut berinisial Devy. "Devy," kata Seosilo (adji/ruh)

 

 

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->