Menata Warga di Bantaran, Wali Kota Jakpus: Harus Dipikirkan Mereka Dipindah Kemana?   

Selasa, 23 Februari 2021 20:09 WIB

Share
Acara perkenalan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma dengan jajaran SKPD Jakarta Pusat di Gedung Walikota Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2021). (cr5)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus), Dhany Sukma mengatakan perlu adanya analisa yang tajam untuk menata permukiman penduduk yang berpotensi terdampak banjir, khususnya di kawasan bantaran sungai.

Dirinya menganggap penting hal tersebut. Pasalnya ketika nantinya diterapkan, penanganan itu harus mengakomodir semua kepentingan masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

"Kita tidak bisa lagi melakukan penertiban sedangkan kita tidak memikirkan ketika itu ditertibkan harus dipindahkan kemana," ungkap Dhany di Gedung Walikota Jakarta Pusat, Selasa, (23/2/2021).

Baca juga: Pasca Dilantik Jadi Wali Kota, Dhany Sukma Target Zona Hijau di Jakarta Pusat Tercapai Bulan Depan  

Sebab kata dia, meski dalam letak geografis bantaran sungai tidak ideal untuk ditinggali, namun ia menganggap semua masyarakat yang tinggal di tempat tersebut memiliki hak yang sama untuk hidup dan berkembang.

Maka dari itu, perlu adanya skema yang pas guna menghitung hitung dampak dari proses penertiban itu nantinya.

Baik itu dari aspek yang menghambat ataupun dari aspek yang menunjang dan dapat dikonversi sebagai peluang.

"Jadi banjirnya terselesaikan dan hak hidupnya tetap bisa terpenuhi. Jadi ada win win solution yang bisa kita tawarkan," tutupnya.

 Baca juga: Wali Kota Tangerang Apresiasi Upaya Deteksi Dini Banjir Warga Perumahan Ciledug Indah

Seperti diketahui dalam beberapa hari kebelakang wilayah DKI Jakarta dan sekitaranya sempat diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Halaman
1 2
Reporter: Guruh Nara Persada
Editor: Guruh Nara Persada
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler