Banjir di Kabupaten Karawang, Mendapat Perhatian dari Pemerintah Pusat
Senin, 22 Februari 2021 20:53 WIB
Share
Teks Foto : Menteri Sosial. Tri Rismaharini. (yono)

KARAWANG, POSKOTA.CO.ID - Banjir besar yang hampir melanda Kabupaten Karawang mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Sejumlah pejabat negara hilir mudik meninjau banjir Karawang.

Keterangan dihimpun Poskota, Senin (22/2/2021) menyebutkan, kedatangan para pejabat negara guna memastikan korban banjir karena banjir melanda kota berjuluk lumbung padi tersebut kian meluas.

Sejumlah pejabat meninjau banjir Karawang yakni Mensos Risma, Menko PKM Muhadjir Effendi, Kepala BNPB Doni Monardi, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, hingga Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.

Nama terakhir pejabat yang disebut, tak lain mantan Bupati Purwakarta meninjau banjir sambil membagikan bantuan logistik. Kehadiran suami Bupati Purwakarta Hj Anne R Mustika cukup menyedot perhatian warga karen Dedi nekat menerobos banjir menggunakan mobil mewahnya.

Tak ada cara lain menyentuh daerah terisolir selain menerobos banjir yang semaput ketinggian hingga 1,5 meter,"jelas Dedi.

Lain cerita Mensos Risma. Mantan Walikota Surabaya itu, menyusuri sejumlah lokasi banjir dari Jakarta, Bekasi hingga Karawang. Aksi Risma berlangsung hingga Senin (22/2/2021) dinihari.

Lalu ada Menko PMK yang datang bersama Kepala BNPB Doni Monardo. Muhadjir meminta Pemkab Karawang menangani persoalan banjir dengan baik.

"Setahun kedepan pasca banjir, Pemkab Karawang harus mencari solusi agar wilayah ini tak kebanjiran lagi. Penanganan harus serius, jangan angin anginan," ujar dia.

Baca juga: Pangdam Jaya Bersama Kapolda Metro Tinjau Titik Banjir di Bekasi Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Citarum

Data BPBD Karawang hingga Senin (22/2) menyebutkan, banjir merendam 14.340 rumah di 33 desa yang ada di 15 kecamatan di Karawang, Jawa Barat. Dari sebanyak itu tercatat 52.527 jiwa terdampak banjir. 19.081 jiwa diantaranya mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian

Halaman
1 2
Reporter: Sumiyati
Editor: Sumiyati
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler