Formula1, Red Bull Pesimis Bisa Rebut Gelar Konstruktor di Abu Dhabi, Horner: Kami Butuh Keajaiban!

Kamis, 9 Desember 2021 13:16 WIB

Share
Formula1, Red Bull Pesimis Bisa Rebut Gelar Konstruktor di Abu Dhabi, Horner: Kami Butuh Keajaiban!
Red Bull Racing pesimis bisa rebut gelar konstruktor di Abu Dhabi, Horner: Kami Butuh Keajaiban! (Foto/redbullcontentpool.com)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Persaingan ketat dua kudu terkuat di ajang Formula1 2021 antara Mercedes dengan Red Bull Racing akan mewarnai seri penutup yang akan di gelar di Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pekan ini, Minggu 12 Desember 2021.

Tak hanya persaingan dalam memperebutkan juara dunia antara Lewis Hamilton dengan Max Verstappen namun juga juara konstruktor.

Namun Red Bull pesimis bisa rebut gelar konstruktor di Abu Dhabi, bahkan sang manager tim Christian Horner mengatakan 'Kami Butuh Keajaiban!'.

Hal ini bukan tanpa alasan, dimana saat ini Red Bull Racing tertinggal 28 poin dari Mercedes, tentunya pembalap Red Bull Racing diwajibkan untuk bisa finish di posisi 1 dan 2.

Seperti diketahui, pada tahun 2013 Red Bull terakhir memenangkan kejuaraan konstruktor saat menggunakan mesin Renault, sementara pemasok mesin mereka saat ini Honda terakhir kali meraih gelar pada tahun 1991.

“Tim ini telah tampil dengan fenomenal tahun ini dan telah memenangkan 10 balapan. Kami serta Mercedes dan pesaing lainnya sampai ke balapan terakhir. Namun pada kategori konstruktor, kami tertinggal dan membutuhkan keajaiban untuk memenangkannya,” ujar Horner.

“Kami punya satu kesempatan lagi untuk memenangkan gelar pembalap lewat Max Verstappen dan yang pasti kami akan tampil habis-habisan, kita lihat saja nanti," jelasnya.

 

Lihat juga video “Pasca Viral Video Pesta Diduga Gay, Palaku Minta Maaf”. (youtube/poskota tv)

Seperti yang dikatakan Horner, masih ada gelar kejuaraan pembalap untuk diperebutkan dan akhir pekan ini kita bisa melihat gelar perdana untuk Verstappen atau rekor kedelapan untuk Hamilton.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar