Kemnaker Umumkan Kenaikan UMP 2022, Berikut Penjelasan Suatu Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tinggi Tapi Nilai UMK Juga Tinggi 

Rabu, 17 November 2021 07:30 WIB

Share
Menaker Ida Fauziyah mengumumkan soal simulasi kenaikan rata-rata UM 2022. (rizal/tangakapn layar)
Menaker Ida Fauziyah mengumumkan soal simulasi kenaikan rata-rata UM 2022. (rizal/tangakapn layar)

"Dari 34 provinsi, ada 4 provinsi yang nilai upah minimum 2021 lebih tinggi dari batas atas upah minimum, sehingga UM 2022 ditetapkan sama dengan upah minimum tahun 2021," katanya dalam Seminar Terbuk Proses Penetapan Upah Minimum 2022 secara virtual, Senin (15/11/2021).

Keempat provinsi tersebut adalah Sumatera Selatan dengan UMP sebesar Rp 3.144.446, Sulawesi Utara sebesar Rp 3.310.723, Sulawesi Selatan sebesar Rp 3.165.876, serta Sulawesi Barat Rp 2.678.863. Selain itu, dari proyeksi kenaikan rata-rata itu tercatat UMP terendah Jawa Tengah Rp 1.813.011 dan UMP tertinggi DKI Jakarta Rp 4.453.724. (rizal)

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar