ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Menyangkal Upaya Penanganan Banjir Tak Efektif, Meski Permukiman Cipinang Melayu Masih Terendam

Selasa, 2 November 2021 11:11 WIB

Share
Kondisi permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur yang terdampak banjir, Senin (1/11/2021) sekira pukul 18.47 WIB (foto: poskota/ cr02)
Kondisi permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur yang terdampak banjir, Senin (1/11/2021) sekira pukul 18.47 WIB (foto: poskota/ cr02)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Sebelumnya dikabarkan, pada 9 Februari 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat mendatangi permukiman RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu yang setiap tahunnya terkena banjir. 

Ketika itu, Anis mengatakan bahwa permukiman RW 04 bebas banjir karena upaya penanganan dengan cara mengeruk dan membuat sodetan Kali Sunter ke Waduk Tiu dan Waduk Pondok Ranggon. 

"Tempat ini hampir setiap musim hujan selalu terendam. Nah ikhtiar yang kita lakukan adalah dengan melakukan pengerukkan Waduk Rangon dan Waduk Tiu di sisi Selatan di Jakarta Timur," ucap Anies, Selasa (9/2/2021).

Menurut Anies, pengerukan serta pembuatan sodetan du kedua waduk yang bertujuan mengurangi debit air di hulu aliran  Kali Sunter berhasil mencegah banjir di permukiman warga Cipinang Melayu. 

Dia menberi contoh, pada Senin (8/2/2021) dan Selasa (9/2/2021) ketika BMKG menyayakan Jakarta berstatus siaga banjir lantaran cuaca ekstrem, permukiman warga RW 04 bebas banjir.

"Dengan cara seperti itu, Alhamdulilah kita dimudahkan untuk bisa mengendalikan volume air di tempat ini. Kawasan RW 04 Cipinang Melayu akhirnya warga bisa merasakan musim penghujan tanpa harus merasakan banjir," tuturnya. (Cr02

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT