Badan Obat-obatan Uni Eropa Mulai Melakukan Peninjauan Obat Covid-19 Molnupiravir, Hasil Awal Tinjauannya Sangat Mengejutkan

Rabu, 27 Oktober 2021 09:48 WIB

Share
Obat Molnupiravir (Foto: Istimewa)
Obat Molnupiravir (Foto: Istimewa)

Setelah data yang memadai telah dikumpulkan, perusahaan kemudian dapat mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan obat yang disahkan oleh Komisi Eropa, berdasarkan evaluasi ilmiah oleh EMA.

Sebuah pil sederhana untuk mengobati virus corona telah dicari sejak awal pandemi dan pengumuman Merck dipuji sebagai langkah besar menuju tujuan itu.

Hingga saat ini, terapi Covid seperti antibodi monoklonal dan remdesivir Gilead yang diizinkan untuk digunakan di UE dengan nama Veklury telah diberikan secara intravena.

Tetapi para ahli mengatakan itu bukan obat ajaib dan harus melengkapi vaksin, bukan menggantikannya.

Mereka juga telah memperingatkan akan sangat penting untuk memberikan obat lebih awal agar efektif.

Karena tidak selalu jelas siapa yang berisiko terkena penyakit parah, itu akan memiliki dampak terbesar jika cukup murah dan cukup aman untuk didistribusikan secara luas.

Molnupiravir awalnya dikembangkan sebagai penghambat influenza dan virus pernapasan, dua infeksi pernapasan akut penting lainnya, oleh tim di Universitas Emory. (cr03)

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar