ADVERTISEMENT

Ya Ampun! Jual SIO Palsu di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Oknum Wartawan Dibekuk Polisi

Jumat, 22 Oktober 2021 12:19 WIB

Share
Tersangka RAH (25) oknum wartawan yang menjual SIO palsu saat digiring ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok. (yono)
Tersangka RAH (25) oknum wartawan yang menjual SIO palsu saat digiring ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok. (yono)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Oknum wartawan berinisial RAH (25) harus berurusan dengan Polisi lantaran terbukti menjual Surat Izin Operasional (SIO) palsu pada pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

SIO palsu dijajakan oleh tersangka melalui akun Facebooknya dengan harga Rp200 ribu.

Sasarannya, untuk pekerja di Pelabuhan seperti operator forklift, operator crane, dan lainnya yang malas mengurus SIO dan mengikuti pelatihan.

Kanit 3 Krimsus Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu Wan Deni Ramona mengungkapkan, tersangka sudah menjual SIO palsu selama satu bulan terakhir.

"Pelaku ini mengaku kepada kita bahwa dirinya seorang wartawan di salah satu media di Kota Bekasi. Satu surat Rp200 ribu, SIO termasuk surat pelatihan, jadi seolah-olah operator sudah mengikuti pelatihan. Dia sudah 10 kali melakukan perbuatan itu, sudah memalsukan surat itu dalam sebulan," kata Deni, Jumat (22/1/2021).

Oknum wartawan tersebut bekerja seorang diri dengan peralatan seperti komputer, printer, dan alat-alat pendukung lainnya.

Dijelaskan Deni, kasus itu terungkap, setelah Polisi mendapat informasi dari masyarakat adanya peredaran SIO abal-abal di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Mendapat informasi tersebut, Polisi langsung bergerak dengan berselancar di dunia maya melakukan patroli siber.

Setelah mendapati akun Facebook yang menjual SIO palsu, Polisi pun mencoba bertransaksi. Kemudian akun Facebook tersebut membandrol SIO palsu dengan harga Rp200 ribu.

Setelah Polisi menerima pesanannya yang dikirimkan melalui ojek online, dapat dipastikan bila SIO tersebut adalah benar palsu.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT