ADVERTISEMENT

Makin Memanas! Nikita Mirzani Berencana Liburan ke Swiss, Tegas Enggan Karantina Sebelum Rachel Vennya Dipenjara

Kamis, 21 Oktober 2021 12:11 WIB

Share
Nikita Mirzani (cr07)
Nikita Mirzani (cr07)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Artis Nikita Mirzani menilai alasan Rachel Vennya kabur dari karantina karena rindu anak tidak bisa diterima.

Menurut Nikita, orang lain yang punya anak sedang menjalani dikarantina pasti kangen dengan anak anaknya.

Bahkan Nikita Mirzani tidak membenarkan apapun alasan Rachel Vennya kabur alias tidak menjalani karantina di Wisma Atlet.

Nikita menilai setiap warga negara harus mematuhi peraturan pemerintah dan tidak ada hak istimewa meski kepada seorang publik figur.

Ditambah, pengakuan Rachel Vennya soal rindu anak tak sejalan dengan keputusan extend ke Los Angeles saat jalan-jalan.

"Jujur karena gue pernah merasakan karantina gue kesel ya, gue juga punya anak. Kalau alasannya kangen anak kenapa pas dia ke LA dia nggak bawa anaknya, itu satu. Kedua, dia extend 8 hari di LA sama pacarnya," ujar Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Ciledug, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021).

Nikmir, pangggilan akrab Nikita Mirzani, menilai harusnya Rachel Vennya tidak menambah waktu jalan-jalan jika memang rindu dengan anaknya. 

Mengingat delapan hari bukan waktu sebentar. Sementara keputusan tersebut dilakukan dengan sadar.

"itu bukan waktu yang sebentar loh untuk membuang waktu sama pacar yg belum muhrim terus tiba2 dia diwawancara sama boy dia bilang 'saya tahu saya salah tapi saya kangen anak tapi itu bukan alasan untuk saya' ya emang bukan alasan," jelas Nikmir.

Menyusul hal tersebut, Nikita Mirzani merasa ada ketidakadilan. Dia pun membuat keputusan akan menolak dikarantina ketika pulang dari luar negeri.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT