Korlantas Polri Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Dugaan Awal Akibat Pecah Ban

Senin, 18 Oktober 2021 22:05 WIB

Share
Kasidik Laka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Tri Yulianto bersama anggota melakukan olah TKP di tol Tangerang-Merak. (Ist) 
Kasidik Laka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Tri Yulianto bersama anggota melakukan olah TKP di tol Tangerang-Merak. (Ist) 

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Korlantas Polri unit Laka melakukan  penyelidikan penyebab tabrakan  beruntun antara truk tangki kimia, bus PO dan mobil pribadi di tol Tangerang-Merak, KM 74.900, di sekitar Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Olah TKP langsung dipimpin Kasidik Laka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Tri Yulianto beserta anggota PJR Ciujung, Banten, untuk memastikan penyebab kecelakaan beruntung hingga meminta puluhan orang luka-luka.

"Penyebab pasti kecelakaan tabrakan beruntun antara truk tanki kimia dengan bus dan mobil pribadi masih dalam lidik. Namun dari hasil olah TKP dugaan awal akibat dari pecah ban dari salah satu kendaraan tersebut," ujar Kasidik Laka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Tri Yulianto kepada Poskota, Senin (18/10/2021) sore.

Perwira jebolan Akpol 1999 ini menuturkan selama proses penyelidikan masih berjalan  semua unit kendaraan yang mengalami kecelakaan diamankan  di Pool PJR Ciujung, Banten.

"Truk tanki kimia B 9879 UFU, bus PO Putra Pelangi BL 7519 AA dan Honda Brio B 2995 SOM kita bawa diamankan ke Pool PJR Ciujung, Banten," tutur mantan  Kabag Ops Polres Metro Depok ini.

Sebelumnya, kecelakaan tabrakan beruntung terjadi antara pengendara truk tanki kimia, bus PO Putra, dan mobil Brio di dalam tol KM 74.900 Tol Merak,  Minggu (17/10/2021), menimbulkan  korban sebanyak 29 orang.

Sebagian besar mengalami luka-luka ringan. Ada juga yang harus dirawat inap dan satu lagi meninggal dunia. Para korban masih dalam perawatan di RS DP Serang. (*) 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar