Tiga Sopir Angkot Tewas Setelah Menenggak Miras di Bogor, Kapolresta Kombes Susatyo: Masih Penyelidikan dan Olah TKP

Rabu, 13 Oktober 2021 20:04 WIB

Share
Tewas akibat miras oplosan. Seorang perempuan ikut tewas akibat ikutan nenggak miras oplosan bersama para sopir angkot, diketahui warga Jasinga Kabupaten Bogor. (Ist) 
Tewas akibat miras oplosan. Seorang perempuan ikut tewas akibat ikutan nenggak miras oplosan bersama para sopir angkot, diketahui warga Jasinga Kabupaten Bogor. (Ist) 

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, anggota masih melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP tentang laporan ada tiga sopir angkot yang tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan.

"Dugaan meninggalnya sopir angkot karena miras, saat ini masih dalam penyelidikan dan anggota sedang melakukan olah TKP dimana keberadaan pesta miras dan cara mendapatkan para korban bagaimana atau oplosan masih menunggu hasil perkembangan anggota di lapangan, " ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021) sore.

Perwira jebolan Akpol 1998 ini mengaku dari data sementara anggota di lapangan korban akibat dugaan menenggak miras oplosan  tersebut ada tiga orang.

"Apakah lokasi minum ada di Kota Bogor atau Kabupaten Bogor masih dalam penyelidikan anggota," tuturnya.

Kombes Susatyo menambahkan dalam kasus miras yang menelan korban  jiwa ini, kepada warga untuk melaporkan segera kepada pihak berwajib tempat-tempat yang dijadikan sebagai tempat pesta miras di lingkungan.

"Nanti akan kita tindak tegas kepada para peminun tersebut supaya tidak ada korban meninggal seperti saat sekarang ini," tutupnya.

Sementara itu Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar, menambahkan nama ketiga korban miras yang meninggal yaitu Jajat Sudrajat als Brekele (25), warung Lawonjami Ciapus.

Kemudian, Ardi Ardiansyah alias Dudek, sopir 03 warga Ciapus, dan terakhir Hendra Irawan alias Boy, sopir angkot 03 warga Jalan Kapten Yusup.

"Data sementara korban yang berhasil kita dapatkan rata-rata warga Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Jenasah masih ada di PMI Bogor," tambahnya.  (Angga/PKL02) 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar