Kapolda Jawa Timur Tinjau 2000 Vaksinasi Presisi di Ponpes Mambaul Ma'arif, Jombang

Rabu, 6 Oktober 2021 18:03 WIB

Share
Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengecek giat vaksin di Ponpes Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang. (ist)
Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengecek giat vaksin di Ponpes Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang. (ist)

SURABAYA, POSKOTA.CO.ID - Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta bersama Forkompimda Kabupaten Jombang, mengecek vaksinasi Presisi di Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ma'arif, Denanyar, Jombang, Rabu (6/10/2021).

Sebanyak 2000 vaksinasi ditargetkan untuk para santri dan pengasuh ponpes.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membentuk herd immunity di Jawa Timur, khususnya di lingkungan pesantren. 

Irjen Nico Afinta menyampaikan apresiasi semua pihak atas pelaksanaan vaksinasi. Sebanyak 40 petugas tenaga kesehatan gabungan, TNI Polri dan Dinkes serta relawan dikerahkan.

Hal ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah Bupati, TNI, Polri, kemudian pondok pesantren yang didukung oleh relawan. 

"Sinergi ini membuahkan hasil yang bagus, di dalam melaksanakan program pemerintah, yaitu vaksinasi ke depan kami dari TNI Polri akan selalu mendukung kegiatan vaksinasi. Sehingga kapanpun dan di manapun kami dengan seluruh jajaran siap didatangi, siap diminta untuk membantu, serta melaksanakan dan juga meningkatkan vaksinasi di seluruh jajaran Jawa Timur," kata Kapolda. 

"Jadi harus disiplin, sehat. Patuh prokes, sehat. Kalau ingin sehat ya harus patuh prokes dan disiplin. Nah itu yang saya titipkan, kita sekarang bisa mencapai level 1, dan satu-satunya provinsi, itu karena kerja sama yang baik antara semua pihak dan juga pelaksanaan protokol kesehatan," tambahnya.

"Jadi itu dicapai karena masing-masing dari kita. Orang per orang, kita semua menjadi bagian besar, semua mempunyai peran di dalam menciptakan itu.

Sehingga saya, kemudian pengurus Pesantren itu menjadi bagian penting di dalam mewujudkan herd immunity ini," tandasnya.

Dalam kesempatan ini Kapolda juga mengajak masyarakat, khususnya para santri, untuk bersama sama menjaga prokes. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar