Komnas HAM Temukan Pelanggaran HAM, Kapolri Langsung Bentuk Tim Khusus Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI
Sabtu, 9 Januari 2021 09:16 WIB
Share
Kapolri Jenderal Idham Azis.(dok)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID –  Menindaklanjuti temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), terkait tewasnya 6 laskar  Front Pembela Islam dalam bentrokan dengan polisi di KM-50 Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember 2020, Kapolri Jenderal Idham Azis langsung membentuk tim khusus .

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia hari ini, Jumat (8/1/2021), secara resmi mengumumkan, polisi sudah melakukan  pelanggaran HAM berat pada penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono menyatakan, Tim Khusus atas instruksi Kapolri Idham Aziz terdiri dari Bareskrim, Divkum, dan Divpropam Polri.

Baca juga: Tembak Mati 4 Laskar FPI di Mobil, Komnas HAM Nilai Anggota Kepolisian Lakukan Pelanggaran HAM Berat

"Kapolri Jenderal Idham Azis merespons dengan menginstruksikan membentuk tim khusus (Bareskrim Polri, Divisi Hukum Polri, dan Divisi Propam Polri) untuk menindaklanjuti temuan dari Komnas HAM," kata Argo melalui keterangan tertulis, Jumat (08/01/2021).

Argo menyatakan, Polri denga tim khusus yang dibuat ini nantinya akan bekerja secara maksimal.

"Tentunya Tim Khusus ini akan bekerja maksimal, profesional dan terbuka dalam mengusut oknum anggota polisi terkait kasus itu," kata Argo.

Investigasi Komnas HAM

Dalam konfrensi persnya kemarin, Komnas HAM telah mengantongi hasil investigasi penembakan yang menewaskan enam Laskar FPI oleh polisi di KM50 Tol Jakarta-Cikampek, pada Senin (7/12/2020) dini hari.

Baca juga: Polri Menghargai Hasil Investigasi Komnas HAM yang Menyebut Ada Pelanggaran HAM Terkait Tewasnya 6 Laskar FPI

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler