Bertolak ke Aceh, Presiden Jokowi Apresiasi Vaksinasi di Pesantren: Alhamdulillah Santri Bisa Makin Terlindungi

Kamis, 16 September 2021 17:34 WIB

Share
Presiden Joko Widodo saat tinjau vaksinasi di Ponpes vaksinasi di Pondok Pesantren/Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’Arrif. (biro pers)
Presiden Joko Widodo saat tinjau vaksinasi di Ponpes vaksinasi di Pondok Pesantren/Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’Arrif. (biro pers)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’Arrif, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Kamis (16/9/2021).

Kegiatan vaksinasi di NAD dilakukan secara serentak di enam ponpes antara lain Ponpes Modern Al-Kautsar, Kota Pekanbaru, Ponpes Al-Fathamiyah, Kabupaten Karawang, Ponpes Darussalam, Kabupaten Banyumas, Pondok Modern Al-Rifa’ie 2, Kabupaten Malang, Pondok Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, dan Pondok Pesantren DDI Mattoanging, Kabupaten Bantaeng. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pondok pesantren yang telah mendukung para santri untuk mendapatkan suntikan vaksin sehingga dapat terlindungi dari virus korona.

"Kita ingin melindungi mereka semuanya, memproteksi mereka semuanya agar tidak terkena Covid yaitu dengan vaksinasi,” ujar Presiden.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden berdialog bersama para santri melalui konferensi video, Presiden mengaku senang atas semangat para santri untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Kepala Negara berharap dengan adanya vaksinasi, para santri lebih terlindungi dan secepatnya dapat bertemu dengan para guru dan teman untuk melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Pak Kiai saya senang sekali alhamdulillah ini para santri kelihatan sekali bersemangat dan sangat sehat-sehat semuanya, sehingga kita harapkan dengan proses vaksinasi ini para santri menjadi lebih sehat lagi dan terproteksi dari Covid-19,” tambah Presiden. 

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan vaksinasi bagi santri yaitu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah. (johara)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar