Hore, Sekolah Jakarta Sudah Boleh Belajar Tatap Muka, Kepgub PPKM Level 3 Covid-19

Rabu, 25 Agustus 2021 14:37 WIB

Share
Anies Baswedan: Ini adalah kabar baik, tetapi bukan berarti kita boleh abai. Protokol kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan. (Foto/deny)
Anies Baswedan: Ini adalah kabar baik, tetapi bukan berarti kita boleh abai. Protokol kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan. (Foto/deny)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemprov DKI Jakarta, melonggarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejalan dengan turunnya level dari 4 menjadi 3. 

Adapun aturan yang dilonggarkan dalam PPKM Level 3 salah satunya sekolah sudah boleh belajar tatap muka dengan kapasitas 50 persen.

Terkecuali, Sekolah Luar Biasa (SLB) maksimal kapasitas sampai dengan 100 persen. 

Kebijakan itu, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1026 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 Covid-19. 
 
"Penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi dan bagi satuan Pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 %," bunyi Kepgub tersebut.

Pengecualian untuk, SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62 % sampai dengan 100 % dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Sedangkan PAUD maksimal 33 % dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5  peserta didik per kelas.

Adapun ketentuan lainnya, seperti perkantoran non esensial masih diwajibkan Work from home (WFF) 100 persen.

Kemudian, mal buka dengan kapasitas 50 % pengunjung dengan jam operasional sampai pukul 20:00 WIB. 

Sementara itu, sekalipun adanya pembukaan sektor sektor yang ditutup sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan.

"Ini adalah kabar baik, tetapi bukan berarti kita boleh abai. Protokol kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan. Jangan kendor agar kondisi di Jakarta terus membaik dan tidak kembali ke masa darurat seperti sebelumnya," jelasnya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar