ADVERTISEMENT

Keras Bos! Megawati Akui BMKG, BNPB dan KPK Merupakan Bentukannya: Maaf Bukan Bermaksud Menyombongkan Diri Nih

Sabtu, 31 Juli 2021 11:28 WIB

Share
Megawati Soekarnoputri Akui BMKG, BNPB dan KPK Merupakan Bentukannya: (ist)
Megawati Soekarnoputri Akui BMKG, BNPB dan KPK Merupakan Bentukannya: (ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengatakan dengan tegas bahwa dirinya lah yang sudah mendirikan beberapa badan organisasi ternama di Indonesia.

Beberapa badan organisasi yang menurutnya telah ia dirikan yakni ada Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan itu diungkapkannya secara langsung saat sedang menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) BMKG 2021 disiarkan di kanal YouTube infoBMKG, Kamis (29/7/2021).

“Saya yang membuat BMKG, BNPB. Bukan bermaksud untuk menyombongkan diri. BNN, KPK, masih banyak lagi dan lain sebagainya," kata Presiden Kelima RI itu.

Sebelum menegaskan hal itu, Megawati sempat memaparkan tentang alasan dirinya menjadi tokoh dalam BMKG.

Anak kedua dari Presiden Soekarno itu mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai wakil presiden ia mendapat tugas dari Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selaku Presiden ke-4 RI untuk menangani bencana konflik dan bencana alam.

"Ketika saya menjadi wakil presiden, saya ditugasi oleh Presiden Abdurrahman Wahid untuk menangani pada waktu itu adalah bencana konflik dan bencana alam. Jadi ini tentunya karena penugasan dari Presiden, saya menyatakan siap," imbuh Megawati.

Lebih lanjut, Megawati menjelaskan bahwa ia sedikit terkejut saat sedang mencari lembaga yang menangani masalah kebencanaan katema ternyata kantor yang menangani bencana alam ada di bawah direktorat jenderal kementerian.

"Saya minta untuk segera tunjukkan yang namanya yang menangani masalah bencana alam dan saya benar-benar terkejut karena waktu itu tempat yang sekarang disebut BMKG itu berada di subdirektorat jenderal," ucapnya lebih lanjut.

Melihat keadaannya seperti itu, Megawati mengusulkan ke Gus Dur untuk melakukan perombakan dan jika tidak adanya perubahan maka ia bisa mundur dari jabatannya sebagai ketua penanggulangan bencana.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT