Meski di Tengah Pandemi, Laba Bank DKI Tumbuh 40,8 Persen di Semester I 2021

Jumat 30 Jul 2021, 11:35 WIB
Nasabah BanK DKI tengah memanfaatkan JakOne Mobile dalam bertransaksi perbankan. (ist)

Nasabah BanK DKI tengah memanfaatkan JakOne Mobile dalam bertransaksi perbankan. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Kinerja Bank DKI terus menunjukkan perbaikan dan mengalami pertumbuhan kinerja yang positif meski masih di masa pandemi. 

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 40,8 persen (year-on-year) dari Rp279 miliar per Juni 2020 menjadi Rp394 miliar per Juni 2021. Pertumbuhan Laba ini didorong dari peningkatan Kredit serta perbaikan struktur Dana Pihak Ketiga (DPK). 

Direktur Keuangan yang juga merangkap sebagai Plt. Direktur Utama Bank DKI, Romy Wijayanto dalam keterangan tertulisnya Jumat (30/72021) mengatakan, Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank DKI mengalami pertumbuhan sebesar 26,9 persen dari periode Juni 2020 sebesar Rp35,4 triliun menjadi sebesar Rp44,9 triliun per Juni 2021. 

Pertumbuhan DPK didorong dari pertumbuhan dana murah baik Giro dan Tabungan, di mana Giro tumbuh 59,8 persen menjadi Rp11,1 triliun per Juni 2021 dari sebelumnya Rp6,9 triliun dan Tabungan tumbuh 10,9 persen menjadi Rp9,7 triliun per Juni 2021 dari sebelumnya Rp8,7 triliun per Juni 2020. 

Dengan pertumbuhan tersebut, rasio Dana Murah atau CASA juga terdongkrak dari sebelumnya 44,2 persen menjadi 46,2 persen per Juni 2021.

Ke depan, Bank DKI akan terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan dana murah, khususnya dengan pemanfaatan nasabah melalui mobile banking Bank DKI JakOne Mobile di saat pandemi. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan CASA menjadi lebih baik. 

Berita Terkait

News Update