Sepele, 8 Tips Cegah Mobil Terbakar Sendiri

Kamis, 29 Juli 2021 11:16 WIB

Share
Tips cegah mobil terbakar sendiri. (Foto/auto2000)
Tips cegah mobil terbakar sendiri. (Foto/auto2000)

POSKOTA.CO.ID - Terjadinya kasus mobil terbakar sendiri kebanyakan akibat dari hubungan arus pendek listrik alias korsleting hingga membuat percikan api.

Percikan api juga bisa timbul karena adanya kebocoran yang menetes pada sumber panas seperti pipa knalpot.

“Tentu tidak ada yang mau jika mobil kesayangan mengalami kebakaran di jalan. Untuk mencegahnya, segera lakukan perawatan kendaraan dengan menjalankan servis berkala di bengkel resmi,” terang Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Sebelum menjadi masalah besar, berikut cara mencegah mobil terbakar sendiri:

1. Perhitungkan Modifikasi Kelistrikan Mobil

Pabrikan kendaraan telah memperhitungkan kebutuhan daya listrik dan sistem yang digunakan supaya dapat menyalurkannya dengan baik dan aman dalam jangka waktu lama.

Perhitungkan baik-baik jika mau melakukan modifikasi sistem kelistrikan mobil dan silakan berdiskusi dengan mekanik di bengkel langganan kalian.

2. Hindari Menyimpan Barang Mudah Terbakar di Dalam Mobil

Wajib untuk menghindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar di dalam kabin mobil, seperti bensin, tinner, parfum cair, atau korek api gas.

Barang tersebut mengandung bahan aktif yang jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi bisa berpotensi menimbulkan api.

Termasuk ponsel yang sedang di-charge menggunakan power bank lantaran panas yang ditimbulkan bisa memicu permukaan kain atau plastik terbakar.

3. Hati-hati Barang Mudah Terbakar di Dalam Ruang Mesin

Mungkin saja pengguna lupa meletakkan kain bekas mencuci mobil atau kain bekas membersihkan spare part secara sembarangan sehingga tertinggal di dalam ruang mesin.

Benda tersebut jika terkena sumber panas seperti pipa knalpot bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

4. Cek Oli Mesin Mobil dan Potensi Kebocoran Bahan Bakar

Karena usia atau malas memeriksa, oli mesin dapat mengalami kebocoran.

Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot.

Di samping itu, jika tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah. Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi memicu kebakaran.

Tidak hanya itu, pastikan untuk rutin mengecek secara visual atau melalui indera penciuman apakah terjadi kebocoran bahan bakar karena hal ini juga dapat memicu kebakaran kendaraan.

5. Dilarang Parkir Dekat Sumber Api

Tanpa sadar, parkir di dekat sumber api seperti tempat sampah yang baru dilakukan pembakaran sampah. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan.

6. Jangan Abaikan Panel Indikator

Panel indikator dipakai sebagai penanda bahwa ada masalah di mobil. Misalnya, ketika indikator suhu mesin naik, artinya ada masalah pada mesin mobil.

Segera cek supaya tidak menjadi masalah besar bahkan berakibat mobil terbakar sendiri.

 

7. Pasang Alat Pemadam Api Ringan

Pasang alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kabin mobil sebagai upaya memadamkan api yang membakar mobil.

Sebagian informasi, mobil-mobil baru Toyota saat ini sudah dilengkapi APAR, tempat penyimpanannya sebagian besar berada di bawah bangku penumpang depan sebelah pengemudi.

8. Servis Berkala 

Saat dilakukan servis berkala, area mesin juga dicek untuk melihat risiko kebocoran dan kerusakan sistem oli, bahan bakar, dan kelistrikan.

 

 

 

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar