Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Zulhijjah 1442 H Pada 10 Juli

Senin, 5 Juli 2021 15:59 WIB

Share
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin. (ist)
Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin. (ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat (penentuan) awal Zulhijjah 1442 H. Sidang isbat rencananya dilaksanakan pada Sabtu, 10 Juli 2021.

Demikian disampaikan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Prof Kamaruddin Amin di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Prof Kamaruddin mengungkapkan Sidang Isbat akan dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, bersama Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi dan juga ketua umum MUI dan pimpinan anggota Komisi VIII DPR.

"Karena masih dalam penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sidang isbat dilakukan secara dalam jaringan (daring). Perwakilan yang hadir secara fisik di kantor Kementerian Agama akan sangat dibatasi dan harus menerapkan protokol kesehatan, " terang Kamaruddin.

"Isbat awal Zulhijjah digelar 10 Juli 2021. Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi hanya Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, serta Komisi VIII DPR," sambungnya.

Ia menambahkan peserta dari unsur pimpinan ormas Islam turut diundang untuk mengikuti sidang isbat melalui aplikasi pertemuan dalam jaringan. Peliputan juga akan dilakukan secara terbatas.

Menurut Kamaruddin, Kemenag akan bekerjasama dengan TVRI untuk menjadi TV Pool. Media yang ingin menyiarkan sidang isbat awal Zulhijjah bisa berkoordinasi dengan TVRI.

"Kami juga memanfaatkan medsos Kemenag untuk melakukan live streaming," tuturnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim menambahkan, sidang isbat akan terbagi dalam tiga tahap.

Sesi pertama, dimulai pukul 17.00 WIB, berupa pemaparan posisi hilal Awal Zulhijjah 1441H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag Thomas Djamaluddin.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar