“Sebagai orang tua kami sangat mendukung kegiatan ini karena menumbuhkan semangat berbagi. Bakti sosial ini sekaligus membuktikan bahwa siswa pun dapat berperan dalam pemulihan akibat pandemi. Sesuai dengan tema HUT Jakarta tahun ini yaitu Jakarta Bangkit,” tegasnya.
Protokol Kesehatan
Adapun Arya menambahkan dalam kegiatan ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah panitia yang hadir dalam pemberian bantuan ini. “Kami hanya mendelegasikan di setiap panti sebanyak 5 orang dalam pemberian bantuan ini guna menghindari kerumunan,” tukasnya.
Penggalangan dana ini sendiri dikatakan Arya dimulai dari 27 Mei 2021 hingga 11 Juni 2021.
Lebih lanjut Arya mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial ini bukanlah hal yang pertama digelar OSIS SMAN 6 Jakarta di bawah kepemimpinannya. Hal yang sama juga telah dilakukan untuk membantu korban bencana banjir di Kalimantan Selatan dan gempa bumi di Sulawesi Barat beberapa waktu lalu.
Dengan menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT), OSIS SMAN 6 Jakarta mengoordinisasi penggalangan dana yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp37, 275 juta. Dana bantuan tersebut diperoleh dari alumni, orang tua dan guru serta siswa yang uang jajannya disisihkan. (ruh)