Warga Tambora, Jakbar Digegerkan dengan Penemuan Mayat Balita di BKB

Rabu 23 Jun 2021, 14:58 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Warga dikagetkan dengan penemuan mayat bocah yang ditemukan mengapung di aliran kali Banjir Kanal Barat (BKB), Tambora, Jakarta Barat, ternyata terbawa arus dari kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Suparmin mengatakan, saat kejadian korban sedang bermain hujan-hujana dengan kakal korban yang berumur sembilan tahun.

"Main jam tiga sore pas ujan itu, ampe sore pas kakakya pulang nah kok adeknya ga ada, kata kakaknya masih main sama temennya juga, maen hujan-hujanan makanya telanjang kan anak kecil itu," ujarnya dikonfirmasi Rabu (23/6/2021).

Menurut informasi dari keluarga, korban terseret arus saat sedang bermain saat hujan-hujanan, tepatnya di pinggir kali dekat kali Kober, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Kebawa arus karena hujannya kencang banjir kan di Jagakarsa deket kali Kober. Nah gak taunya lama-lama ketarik dia kebawa arus," jelasnya.

Suparmin menambahkan, korban saat itu sedang beemain bersama temannya sejak Senin (21/6/2021) sore.

"Kemarin mainnya sore, ketemu Selasa pagi," paparnya.

Adapun, pihak keluarga juga sudah mendatangi Polsek Tambora untuk minta surat pengambilan jenazah ke rumah sakit.

"Kemarin malam sekitar jam 8, dia minta surat pengambilan jenazah ke rumah sakit," tuturnya.

Suparmin memastikan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada balita berusia empat tahun yang telah hanyut dan tewas itu.

Sebab saat ditemukan, kondisi tubuh balita tersebut masih dalam keadaan baik.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kulitnya masih bagus, belum kembung juga perutnya, dia masih bersih," ucap Suparmin.

Sebelumnya, seorang balita berusia kurang lebih empat tahun ditemukan mengambang di aliran kali Banjir Kanal Barat, Tambora, Jakarta Barat.

Humas UPK Badan Air Apit Raharjo mengatakan penemuan mayat balita itu pertama kali ditemukan petugas UPK Badan Air saat sedang bertugas sekitar pukul 07.00 pagi. (cr01).

Berita Terkait

News Update