Pemkot Bogor Kembali Berlakukan Sistem Ganjil - Genap Bagi Kendaraan yang Akan Masuk ke Wilayah Kota Bogor

Sabtu, 19 Juni 2021 16:20 WIB

Share
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo didampingi Kasat Lantas Kompol Andry saat mengecek sosialisasi Prokes di Terminal Baranangsiang. (foto: angga)
Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo didampingi Kasat Lantas Kompol Andry saat mengecek sosialisasi Prokes di Terminal Baranangsiang. (foto: angga)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Mengurangi mobilitas dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali memberlakukan penerapan sistem Ganjil - Genap (Gage) pada Sabtu- Minggu, bagi kendaraan yang akan memasuki Kota Bogor.

Hal ini diutarakan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro penerapan ganjil genap baru dimulai hari ini, Sabtu (19/6/2021) siang.

"Ya,baru hari ini kita terapkan kembali ganjil genap di Bogor Kota. Tujuan untuk mengurangi mobilitas warga yang akan masuk ke Kota Bogor dalam mencegah kerumunan massa," ujarnya kepada wartawan usai mengecek titik point penyekatan ganjil genap di Tugu Kujang, jalur pendestrilan Sistem Satu Arah (SSA), Sabtu (19/6/2021) siang.

Mantan Dir Narkoba Polda Banten ini mengungkapkan berdasarkan hasil kajian selama 3 minggu Polres bersama Pemkot Bogor Kota, mulai dari pukul 07.00 WIB sampai 16.00 WIB diketahui paling banyak mobilisasi warga yang mau ke pusat perbelanjaan, kuliner, maupun ke Kebun Raya Bogor.

"Jadi Ganjil genap kita terapkan mulai dari pukul 07.00 WIB sampai 16.00 WIB. Dengan membuat lima titik point penjagaan termasuk penutupan di pintu keluar masuk Kota Bogor keluar Bogor Selatan dan jika mau ke Ciawi keluar Tol BORR," ungkap Kombes Susatyo.

Personil yang dikerahkan selama Gage di lapangan, lanjut Kombes Susatyo, sebanyak 300 personil gabungan TNI Polri dan Satpol PP untuk melakukan pemecahan kendaraan di pos cek point.

"Rencana Senin besok akan kita evaluasi hasil dari dua hari pelaksanaan Gage pada Sabtu dan Minggu ini. Jika baik maka waktu akan ada perpanjangan Ganjil genap," tutup perwira jebolan Akpol 1998 ini. (*)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar