ADVERTISEMENT

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Sampaikan Raperda APBD 2020 Raih WTP BPK, Begini Rinciannya

Kamis, 17 Juni 2021 05:47 WIB

Share
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyerahkan laporan pertanggung jawaban APBD 2020 itu disampaikan dalam paripurna DPRD Kota Tangsel. (foto: ridsha vimanda)
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyerahkan laporan pertanggung jawaban APBD 2020 itu disampaikan dalam paripurna DPRD Kota Tangsel. (foto: ridsha vimanda)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TANGSEL, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertangungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020, Rabu (16/6/2021).

Laporan pertanggungjawaban APBD 2020 itu disampaikan dalam paripurna DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam paripurna itu, Benyamin mendapatkan pelaksanaan anggaran 2020 yang juga telah diperiksa oleh Badan Pemeriksan Keuangan (BPK), dan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Benyamin mengatakan, perolehan WTP dalam laporan keuangan Pemkot Tangsel Tahun Anggaran 2020 tidak terlepas dari kerja keras banyak pihak. 

“Perolehan WTP pada tahun anggaran 2020 ini tentu tidak terlepas dari kerja keras banyak pihak, yang selalu memperbaiki kinerjanya, khususnya terkait pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya di ruang paripurna, Rabu (16/6/2021).

Dalam paripurna itu, Benyamin menyampaikan laporan realisasi anggaran. Dimana pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp3.29 triliun dan terealisasi lebih dari Rp3 triliun. 

Komponen pendapatan daerah tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1,6 triliun lebih dan terealisasi Rp1,5 triliun lebih. 

“Juga dari Pendapatan Teansfer yang dianggarkan lebih dari Rp1,4 triliun dapat terealisasi lebih dari Rp1,3 triliun. Lain-lain pendapatan yang sah, dianggarkan sebesar Rp210 juta yang terealisasi sebesar Rp158 juta,” ungkapnya. 

Terkait belanja daerah pada laporan APBD 2020, Benyamin menjelaskan, dianggarkan lebih dari Rp3.5 triliun dan dapat terserap lebih dari Rp3,1 triliun. 

Rincian belanja daerah yaitu, Belanja Iperasi dianggarkan lebih dari Rp2,4 triliun, dan terserap lebih dari Rp2,2 triliun. Belanja Modal dianggarkan lebih dari Rp971 miliar terserap sebesar Rp825 miliar. 

Halaman

ADVERTISEMENT

Editor: Yulian Saputra
Contributor: Ridsha Vimanda Nasution
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT