ADVERTISEMENT

Angka COVID-19 Meningkat di Jakarta, Tiga Pilar Gambir Gelar Patroli Antisipasi Kerumunan

Minggu, 13 Juni 2021 14:33 WIB

Share
Aparat tiga pilar Kecamatan Gambir saat gelar patroli antisipasi kerumunan di masa Pandemi Covid-19. (ist)
Aparat tiga pilar Kecamatan Gambir saat gelar patroli antisipasi kerumunan di masa Pandemi Covid-19. (ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Menindaklanjuti peningkatan kasus Covid-19 di DKI Jakart, Tiga Pilar Kecamatan Gambir, menggelar patroli penegakan protokol kesehatan di wilayah Gambir, Jakarta Pusat. Adapun patroli tersebut melibatkan Polsek Metro Gambir, Koramil Gambir, Satpol PP Kecamatan Gambir, dan Dinas Perhubungan serta FKDM wilayah Jakarta Pusat.

Patroli dimulai dari Kawasan Monas, kemudian ke Harmoni, hingga kawasan Hayam Wuruk. Dari patroli itu aparat gabungan sempat membubarkan sejumlah kerumunan dan mengimbau untuk mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta mengatakan, sasaran patroli ini adalah warga-warga yang sering berkumpul di sekitaran Ring Satu atau sekitaran Monas. Patroli ini dilakukan karena angka positif COVID-19 di wilayah Jakarta mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir ini.

"Jakarta masih melaksanakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro, jadi kita menertibkan masyarakat. Pelaksanaan cipkon (cipta kondisi) ini berupa himbauan dan pembubaran terhadap masyarakat yang suka nongkrong dan berkerumun di malam hari," kata Budi ketika dikonfirmasi, Minggu (13/6/2021).

Selain membubarkan kerumunan, lanjut Budi, pihaknya juga menertibkan kendaraan-kendaraan yang menggunakan knalpot racing dan mengganggu ketertiban umum, atau yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar pabrik.

"Penertiban knalpot racing juga kita lakukan agar tidak mengganggu dengan suara kendaraan yang bising," lanjutnya.

Dalam patroli cipkon tersebut, sejumlah kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot recing ditilang karena tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan.

Selain itu, sejumlah tempat makan yang masih berjualan dan menyediakan tempat untuk makan di tempat pun diimbau.

"Untuk restoran dan tempat kuliner yang masih menyiapkan makan di tempat juga kami minta untuk hanya menyiapkan take away atau tidak makan di tempat. Karena memang, aturan makan di tempat hanya berlaku sampai pukul 21.00 WIB," jelas Budi.

Hingga patroli selesai, sebut Budi, sejumlah kerumunan di kawasan Monas dan beberapa wilayah tampak kondusif.

Halaman

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT